Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa
WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat (Sumbar melalui tim gabungan terdiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas), Viktor Umbu Sulung, Camat Kota Waikabubak, David Buningani, Lurah Komerda, Oktavianus Dappa Ngago, S.Ip, Kepala Satpol PP, Pua Manung Sape, Kabag Tatapem, Imanuel Ani, serta beberapa staf kelurahan setempat, Jumat (5/3/2010), menertibkan kegiatan Persekutuan Doa `Bukti Kasih' yang beralamat di jalan Bhayangkara Kota Waikabubak, Kabupaten Sumbar. Pasalnya, keberadannya persekutuan doa ini dinilai ilegal. Penertiban kegiatan Persekutuan Doa Pelajar dan Mahasiswa Bukit Kasih dilakukan ...

TAMBOLAKA, Sebanyak 115 bendahara dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dan bendahara dana BOS SMPN, SMKN dan SMAN di Sumba Barat Daya (SBD), mengikuti pendidikan dan Pelatihan (Diklat) selama lima hari. Dengan diklat ini, diharapkan mereka mampu mengelola keuangan secara efisien dan bertanggung jawab.


























































Lorensius Buni Bero, SE. said on Saturday, December 5, 2009, 13:25
nama saya Lorensius Buni Bero, sedikit menanggapi rublik yang ada ini. Dengan adanya pelatihan seperti ini, mengindikasikan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk memperbaiki sistem keuangan daerahnya. Kalau kita mau lihat pada umumnya di NTT daerah-daerah belum bisa menyajikan laporan keuangan yang berterima umum, sesuai dengan standart akuntansi pemerintah. Muda-mudahan dengan adanya pelatihan ini, bisa bermanfaat bagi semua kalangan dalam mengelolah keuangan yang transparan, akuntable, konsistensi dan dapat di handalkan. Namun berangkat dari semua itu kembali kepada manusia itu sendiri, ketika di tempatkan di bagian bendahara mampu tidak mengemban tugas itu, apalagi kalau basic pendidikan bukan orang akuntansi. Saya memiliki saran kalau bisa bendahara harus pendidikan S1 akuntansi, kalau kita menempatkan orang yang salah akan memiliki dampak bagi keuangan daerah. ( teruslah bermimpi karena mimpi adalah KEKUATAN ) .
Lorens said on Saturday, December 5, 2009, 14:28
Nama saya Lorens berdomisili di surabaya, memberikan komentar mengenai rubrik ini. Apa yang di lakukan oleh pemerintah adalah langkah yang baik dan perluh dukungan dari kalangan masyarakat. Mengelolah keuangan bukan hal yang mudah atau sulit pula, tapi kembali pada pribadi-pribadi yang mengemban tugas itu. Saya sarankan alangkah lebih baiknya bendahara orang-orang yang berpendidikan S1 akuntansi, dengan demikian dapat memudahkan dalam menjalankan tugas keuangan tersebut dengan baik, sesuai dengan standart akuntansi yang berterima umum.