sumba_lestari.jpg

Bagi dunia konservasi, Sumba merupakan salah satu lokasi terpenting bagi keanekaragaman hayati global. Hingga saat ini telah diketahui tidak kurang dari 182 jenis burung, 22 jenis mamalia, 115 jenis kupu-kupu, 7 jenis katak, dan 29 jenis reptile. Dari kesemua kekayaan tersebut, 8 jenis burung, 7 jenis kupu-kupu, 4 jenis katak dan 3 jenis reptile merupakan satwa endemik di Pulau Sumba.

bird_life2.jpg

Terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sumba dengan luas 12,000 ha merupakan sebuah pulau yang rentan, dengan batuan gamping yang kering serta hanya memiliki hari hujan sebanyak 500 – 800 mm per tahun. Di dominasi oleh hamparan savanna, Sumba memiliki jumlah tutupan hutan primer yang sangat sedikit yaitu 6.5 % dari luasan total daratan.

Pendapatan utama masyarakat Sumba berasal dari sektor pertanian. Untuk kebutuhan hidupnya, mereka juga bergantung pada hasil-hasil hutan seperti kayu, tali, rotan, kemiri dan beberapa umbi-umbian hutan. Berdasarkan beberapa indikator kesejahteraan, Sumba merupakan salah satu daerah dengan kondisi kesejahteraan masyarakat yang rendah di Indonesia. Di sisi lain, kondisi kesehatan pun relatif buruk dengan adanya ancaman malaria endemik di seluruh pulau, kekeringan yang hebat, hama belalang, kegagalan panen, kelaparan merupakan fenomena yang kerap ditemukan di Sumba.

Baca selengkapnya… »