Pertumbuhan Ekonomi Sumba Barat 5,1 Persen

WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat (Sumbar) memprediksi pertumbuhan ekonomi daerah itu tahun 2009 mencapai 5,1 persen. Pendapatan perkapita penduduk diperkirakan mencapai Rp 3.132.293,00.
Demikian isi nota kesepakatan pemerintah kabupaten dengan DPRD setempat tentang kebijakan umum anggaran (KUA) pendapatan dan belanja daerah tahun 2009, yang ditandatangani bersama pada rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua, Alex Dapawole , Sabtu (28/6/2008).

Bupati Sumba Barat, Julianus Pote Leba, dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pendoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, maka proses RAPBD harus didahului dengan pembahasan kebijakan umum anggaran (KUA).
KUA merupakan acuan dan proses penyusunan prioritas dan plafon anggaran (PPA) yang menjadi dasar melahirkan rencangan APBD tahun 2009, yang perlu dibahas dan disepakati pemerintah dan Dewan.

 

Baca selengkapnya… »

Diknas Sumba Timur Gelar Olimpiade Mipa, Paduan Suara dan Olahraga

WAINGAPU, PK–Dalam rangka mengevaluasi keberhasilan ilmu pengetahuan, pembinaan seni dan olahraga kepada anak usia dini, Dinas Pendidikan Sumba Timur sejak Jumat (27/6/2008), menggelar olimpiade mata pelajaran Mipa, paduan suara dan olahraga tingkat SD/MI. Kegiatan ini berlangsung dari 27 Juni-1 Juli, diikuti anak-anak usia dini dari 21 kecamatan.
Bupati Sumba Timur, Ir. Umbu Mehang Kunda, saat membuka kegiatan itu di lapangan Matawai, Sumba Timur, Jumat (27/6/2008), mengatakan, sesuai dengan amanat UU Pendidikan Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan, yakni membentuk manusia seutuhnya, yaitu manusia yang berilmu, berakhlak mulia, sehat. Karena itu, katanya, seluruh potensi dan bakat anak didik harus dikembangkan secara maksimal guna mencapai tujuan pendidikan tersebut.
Untuk maksud tersebut, kata Mehang, kuadran pendidikan yang digunakan harus terus memperhatikan olah rasa, olah hati, olah pikir dan olah raga. Keempat kuadran ini, jelas Mehang, harus mendapat perhatian seimbang dalam menciptakan sumber daya manusia yang utuh.

 

Baca selengkapnya… »

Program Primatani Perlu Diperluas

WAINGAPU, Program primatani perlu diperluas ke semua desa di Sumba Timur. Selama ini program itu masih terbatas pada desa-desa tertentu. Primatani merupakan program pembangunan pertanian pedesaan dari Litbang Pertanian, Departemen Pertanian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani/ peternak melalui pemberdayaan dan pemanfaatan sumber daya potensial yang dimiliki desa, baik berupa sumber alam maupun sumber daya manusia.
Harapan ini dikemukakan Bupati Sumba Timur, Ir. Umbu Mehang Kunda, saat membuka rapat koordinasi primatani di Hotel Merlin Waingapu, Rabu (25/6/2008). Mehang meminta BPTP dan Pusat Penelitian Peternakan, Departemen Pertanian mengembangkan program primatani dalam skala yang lebih luas.
Baca selengkapnya… »

Renstra AMPL, Inisiatif Baru Pembangunan di Sumba Barat

Rendahnya cakupan pelayanan dan keberlanjutan pelayanan air minum dan penyehatan lingkungan (AMPL) memerlukan penanganan yang serius dengan melibatkan keterlibatan masyarakat dan pemerintah, karena pelajaran baik dan buruk atas prasarana yang terbangun telah banyak ditunjukkan oleh lembaga-lembaga pembangunan AMPL, tinggal bagaimana melanjutkannya. Demikian kata beberapa peserta dalam pelatihan penyusunan Rencana Strategis Pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Renstra AMPL) yang berlangsung pada tanggal 2-5 Juni 2008, di Hotel Monalisa, Waikabubak, Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Wakil Bupati Sumba Barat, Cornelius Kadi Mete, pada sambutannya menekankan pentingnya kampanye yang terus menerus untuk pelestarian sumber air sehingga kebiasaan masyarakat baker hutan dapat dieliminasi. “Jangan bakar padang, tetapi tanamlah pohon, Pokmair harus diarahkan untuk hal seperti ini” kata Wakil Bupati. Krisis air perlu diantisipasi agar jangan sampai menimbulkan konflik sosial. Ke depannya pembangunan daerah harus ditata secara komprehensif dan terintegrasi. “Pelatihan Renstra ini menjadi momentum bagi aparat daerah untuk mengembangkan kerangka kebijakan dan menyusun program yang strategis sesuai kondis lokal” kata Corneliues sesaat sebelum mengetuk palu tanda pembukaan pelatihan.
Baca selengkapnya… »