Kupang, Kompas - KPU Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/6), tidak berhasil melakukan rekapitulasi penghitungan suara secara menyeluruh. Ketua KPU, pimpinan parpol pendukung, dan saksi dari 13 kabupaten di NTT tidak bisa hadir di Kupang karena kesulitan transportasi. Menurut rencana, Sabtu pagi ini penghitungan suara akan dituntaskan.
Kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya menghitung suara dari tujuh kabupaten/kota. Ketujuh daerah dimaksud adalah Kota Kupang, Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Timor Tengah Utara, Sikka, dan Kabupaten Ende.
Dari ke-7 daerah tersebut, calon gubernur-calon wakil gubernur
Frans Lebu Raya-Esthon Foenay (Fren) berada di posisi teratas dengan perolehan 295.313 suara. Posisi kedua ditempati Ibrahim Agustinus Medah-Paulus Moa (Tulus) dengan 204.813 suara. Posisi terakhir ditempati Gaspar Parang Ehok-Julius Bobo (Gaul) dengan 182.259 suara.
Ketua KPU NTT Robinson Ratukore ketika memimpin rapat pleno di Kupang kemarin mengatakan, rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan di tingkat provinsi merupakan kelanjutan rekapitulasi dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan. ”KPU provinsi hanya membacakan hasil dari rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota,” paparnya.
Baca selengkapnya… »













