sumba_barat_logo.jpgWAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat (Sumbar) mendapat alokasi dana APBN tahun ini sebesar Rp 3, 6 miliar untuk pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Tanah Righu, Lamboya dan Wanokaka.
Untuk menyukseskan program ini, Pemkab setempat harus menyiapkan dana pendamping Rp 900 juta sebagai salah satu syarat mendapatkan alokasi dana tersebut. Dana pendamping itu akan diajukan dalam perubahan APBD setempat.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumba Barat, Ir. Umbu Giku Loda di Waikabubak, Senin (30/6/2008).
Dikatakannya, saat ini fasilitator pemberdayaan maupun teknis sedang mempersiapkan pertemuan dengan masyarakat untuk bersama menyusun program kerja di wilayah masing-masing. Diharapkan, dalam waktu dekat, dana pendamping dari pemerintah sudah disetujui dewan sehingga proses pencairan dana bantuan pusat untuk usaha ekonomi produktif maupun pembangunan sarana dan prasana itu segera direalisasikan.
Dia menjelaskan, sebelumnya, dengan program pengembangan kecamatan (PPK), Kabupaten Sumba Barat cukup sukses. Hal ini dapat dilihat dari adanya perubahan perkembangan hidup masyarakat ke arah yang lebih, akses komunikasi dan informasi semakin lancar dengan terbangunnya fasilitas jalan desa, gedung sekolah, kantor desa dan pelatihan tenaga untuk kegiatan ekonomi produkitf.
Baca selengkapnya… »