Harga Semen Di Sumtim Rp 65 ribu

Harga Semen Di Sumtim Rp 65 ribu, Laporan Wartawan Pos Kupang Adiana Ahmad

WAINGAPU, PK–Harga Semen di Sumba Timur (Sumtim) mencapai Rp 65.000/sak dari sebelumnya Rp 52.000/ sak. Dengan kenaikan harga BBM pada akhir Mei lalu, pedagang sesuka hati menaikkan harga semen.Kenaikan harga semen tidak lagi perminggu tetapi per hari.

Pantauan Pos Kupang di toko-toko bangunan di Kota Waingapu, Sumba Timur, Selasa siang , kenaikan harga semen iselain karena BBM juga karena adanya kelangkaan stok akibat keterlambatan kapal pengangkut semen ke daerah itu. Salah satu toko bangunan yang memasang harga semen Rp 65.000/ sak, yakni Toko Guna Karya. Harga tersebut berlaku sama untuk semen Tiga Roda dan Semen Gresik.

Semen yang dijual dengan harga Rp 65.000/ sak, ini diduga stok lama sebelum kenaikan BBM yang ditimbun toko bangunan ini untuk mendapat keuntungan lebih besar setelah kenaikan harga BBM.

Lonjakan harga semen yang begitu tinggi sontak mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.

Baca selengkapnya… »

SMP PGRI Hanya Satu Orang Lulus

Sementara SLTP-SLTP favorit seperti SMPN 1 Waingapu, SMPN 2 Waingapu dan SMPN 3 Waingapu terpuruk. SMPN 1 Waingapu prosentase kelulusan hanya 42,22 persen atau hanya lulus 114 orang dari 270 orang peserta UN, SMPN 2 Waingapu hanya 24,91 persen dari 278 peserta, dan SMPN 3 Waingapu hanya 11, 06 persen dari 236 peserta.

Sekolah dengan siswa tidak lulus terbanyak, yakni SMP Kristen Payeti dengan jumlah siswa tidak lulus 215 orang dari jumlah peserta 246 orang diikuti SMPN 3 Waingapu 209 orang dari 236 peserta, SMPN 2 Waingapu 208 orang dari 278 peserta dan SMPN 1 Waingapu 156 orang dari 270 orang. Sekolah yang yang prestasinya cukup terpuruk dalam UN kali ini, yakni SMP PGRI Waingapu dengan peserta lulus hanya satu orang dari 48 peserta yang ikut UN. Diikuti SMPN 2 Lewa dua orang, SMP Keterampilan Lewa empat orang, SMP Paberiwai 4 orang, SMPN Matawai Lapau delapan orang, SMP Katolik Padadita delapan orang.

Secara keseluruhan prosentase kelulusan SLTP untuk Kabupaten Sumba Timur tahun ini 35,57 persen (956 orang), tidak lulus 64,43 persen (1.732) dari total peserta 2.725 orang. Sumber : Pos Kupang

Sumba Harus Lahirkan Pemimpin NTT

pemimpin_ntt.jpgWAIKABUBAK, PK–Selama ini Sumba dipandang sebelah mata sebagai pelengkap Flobamorata. Kini, saatnya predikat itu dihilangkan. Saatnya tiba, Sumba harus melahirkan pemimpin NTT dengan mengusung paket Gaul pada 14 Juni 2008. Sebab, salah satu figur paket Gaul, sebagai Calon Wakil Gubernur NTT, adalah Julius Bobo, SE, MM, putra Sumba.

Hal ini diungkapkan Calon Gubernur NTT, Drs. Gaspar P Ehok, ketika berkampanye di hadapan ribuan massa yang memenuhi Gelora Pada Eweta- Waikabubak, Sumba Barat, Sabtu (7/6/2008). Saat itu Gaspar Ehok dan Julius Bobo meminta restu masyarakat Sumba seluruhnya agar diperkenankan memimpin NTT lima tahun ke depan. Hal itu harus dibuktikan dengan mencoblos paket Gaul (Nomor 2) pada hari pemungutan suara, 14 Juni mendatang.

 

Selain Sumba Barat, ribuan massa Gaul datang dari Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Tengah. “Kapan lagi orang Sumba memimpin NTT. Saat dan momen bersejarah itu sudah datang,” ujar Gaspar membakar emosi masyarakat Sumba.

 

“Jika rakyat Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, bersatu memilih paket Gaul, kami siap menjalankan amanah bapak/ibu untuk membawa perubahan di NTT,” tegas Gaspar.
Baca selengkapnya… »

|