Matipun Tetap Dijaga Para Hamba
Oleh: Adiana Ahmad
TRADISI kehidupan kaum bangsawan Sumba, khususnya Sumba Timur yang selalu diapit para hamba, juga terbawa hingga mereka meninggal dunia. Pengabdian para hamba atau disebut dalam bahasa umum ‘orang dalam rumah’ bahkan hingga tuannya masuk ke liang lahat.
Menurut penuturan para tokoh adat Sumba Timur, sampai dengan era 1970-an, masih ada hamba yang rela kubur hidup-hidup dalam satu kubur dengan sang tuan. Orang dalam rumah yang ikut terkubur dengan jenazah tuannya, ini tidak dipaksa. Mereka melakukan atas dasar kerelaan karena ingin menjaga dan mengabdi kepada sang tuan. Tradisi seperti ini baru terhenti dalam dua dekade terakhir setelah ada larangan dari pemerintah.












