TAMBOLAKA, PK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) telah melakukan pertemuan klarifikasi dengan sejumlah guru honor propinsi yang gajinya belum dibayar. Dalam pertemuan itu diisepakati Pemkab SBD menfasilitasi dengan menyurati Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT agar segera membayar honor para guru itu.
Hal ini disampaikan Setkab SBD, Drs. Anton Umbu Zaza saat ditemui di Tambolaka, Rabu (20/8/2008). Ia menjelaskan, Pemkab SBD telah mengadakan pertemuan dengan 63 orang guru honor propinsi yang mengajar di beberapa SD di daerah itu.
Guru honor ini, lanjut Umbu Zaza, mengaku belum menerima honor sehingga kesulitan membiayai hidup mereka saat bertugas. Gaji honor itu belum dibayar sejak Januari 2008, sedangkan tahun sebelumnya telah dibayar oleh Pemkab Sumba Barat.













