• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Tuesday, February 7, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi

1,193 views | Share ke Teman

WAINGAPU, Forum Peduli Lingkungan (FPL) Sumba, Kamis (12/8/2010), melaporkan Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbiliyora, M.Si, ke polisi terkait kegiatan eksplorasi tambang di Wanggameti. FPL menilai Bupati Gidion tidak mempunyai itikad baik untuk menghentikan tambang di kawasan hutan Wanggameti.

Sebelum melaporkan Bupati Gidion ke polisi pukul 15.30 Wita, FPL sempat mendatangi Kantor Bupati Sumba Timur kemarin pagi. Mereka datang ke Kantor Bupati Sumba Timur untuk mengikuti pertemuan dengan Bupati Sumba Timur dan unsur terkait sebagaimana dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Sekretaris Kabupaten, Umbu Hamakonda, dalam pertemuan terakhir di Gedung DPRD Sumba Timur , Senin (9/8/2010) lalu.

Namun 11 orang anggota forum, termasuk ketua dan sekretaris yang saat itu lebih dahulu masuk ruang rapat Bupati Sumba Timur, diminta pihak protokol meniggalkan ruangan. Mereka diminta mempercayakan ketua dan sekretaris forum mengikuti rapat itu, mengingat keterbatasan ruangan.

Tidak terima dengan kebijakan  tersebut, 11 anggota FPL memilih untuk walk out dari ruang rapat Bupati Sumba Timur. Mereka kemudian berkumpul di halaman Kantor Bupati Sumba Timur sebelum memutuskan untuk melaporkan Bupati Sumba  Timur ke polisi pada pukul 15.30 Wita.

Ketua FPL, Andreas Ninggeding, mengatakan, mereka terpaksa melaporkan Bupati Sumba Timur ke polisi karena kecewa dengan sikap bupati yang tidak kooperatif. Puncak kekecewaan mereka, kata Andreas, adalah ‘pengusiran’ mereka kemarin pagi dari ruang rapat Bupati Sumba Timur tersebut.

Ninggeding menilai, pemerintah setempat sengaja membatasi jumlah anggota forum yang  hadir agar ruang gerak mereka bisa dipantau. “Dari awal kami sudah curiga. Ada yang sengaja setitng acara tersebut dengan membatasi jumlah anggota forum yang hadir. Dengan demikian, mereka bisa leluasa menguasai dan menekan kita. Itu yang kita tidak mau. Kalau keterbatasan ruang, mengapa tidak keluarkan saja pejabat-pejabat atau PNS yang tidak penting dan tidak terkait dengan masalah tambang dari ruang rapat tersebut? Malah kita yang dibatasi,” kata Ninggeding.

Ninggeding mengatakan, mereka sebenarnya sudah beritikad baik untuk berdialog dengan pemerintah daerah hari  itu. Apalagi dalam rapat tersebut semua pihak terkait hadir. Namun karena sikap protokol yang membatasi jumlah anggota forum yang hadir, katanya, maka pihaknya terpaksa memilih untuk membawa persoalan tambang Wanggameti ke jalur hukum.
“Kita berani bawa masalah ini ke jalur hukum karena kita mengantongi bukti-bukti kuat. Bupati tidak bisa lepas tangan karena ikut memberikan rekomendasi kepada PT Fathi Resources untuk melanjutkan eksplorasi di Wanggameti,” urai Ninggeding.

Bupati Gidion yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin siang mengatakan, dia siap meladeni laporan FPL. Gidion mengatakan, dengan melalui jalur hukum justeru lebih baik sehingga bisa dibuka dan dibuktikan secara hukum. Dengan demikian, katanya, tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan terhadap pemerintah.

Gidion menegaskan, dirinya menghargai sikap FPL  karena membantu mengawasi pemerintah. Namun pengawasan itu, katanya, harus prosedural. “Saya tidak bisa mengambil keputusan untuk mencabut izin Gubernur NTT atau rekomendasi Bupati Sumba Timur tahun 2007 lalu karena bukan saya yang mengeluarkan rekomendasi. Saya hanya mengeluarkan surat pemberitahuan kepada PT Fathi Resources tahun 2009 lalu bahwa perpanjangan izin usaha pertambangan perusahaan tersebut di Wanggameti sudah keluar. Itu bukan rekomendasi. Hanya surat pemberitahuan,” tegas Gidion.

Ia mengatakan,  jika kegiatan eksplorasi di Wanggameti harus dihentikan, maka itu juga harus sesuai aturan, bukan karena desakan atau tekanan sekelompok orang. “Kita tidak mau membuat kebijakan yang justeru melanggar aturan,” katanya.
Untuk mengkaji kegiatan tambang di Wanggameti, jelas Gidion, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur  bersama usnsur terkait sepakat membentuk tim terpadu yang melibatkan pejabat dari Depatermen Kehutanan, Dinas Kehutanan Propinsi/ kabupaten, Kementerian Lingkunan Hidup,  Departemen Pertambangan dan Energi, Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi NTT/ Kabupaten Sumba Timur, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Kupang dan Denpasar, Bapedalda Propinsi dan kabupaten, Kantor Taman Nasional,  DPRD Sumba Timur, Walhi, LSM  yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan sumber daya alam,  FPL, forum mahasiswa, PT Fathi Resources, perguruan tinggi, Bappeda, Kantor Pertanahan.

Tim ini, kata Gidion, yang akan turun ke Wanggameti pada tanggal 20 Agustus mendatang. Hasil pantauan dan penilaian tim tersebut akan dibuat dalam bentuk laporan ke Gubernur NTT sebagai acuan bagi gubernur untuk mempertimbangkan apakah kegiatan eksplorasi oleh PT  Fathi Resources di Wanggameti dilanjutkan atau dihentikan.

Perwakilan dari Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi NTT, Gili Yoseph, S.H mengatakan, kegiatan eksplorasi baru sebatas penelitian.  Untuk sampai ke tahap produksi masih panjang. Masyarakat, katanya, akan mendapat kesempatan untuk memberikan masukan pada saat studi kelayakan. Kalau pada Amdal dinyatakan tidak layak, katanya, tidak akan lanjut ke tahap eksploitasi atau produksi.

Soal perbedaan tapal batas kawasan Taman Nasional, ia mengatakan, titik batas terluar kawasan Taman Nasional hanya satu. Yang dipegang sebagai bukti tapal batas, katanya, titik ikat. Titik ikat itu, katanya, yang akan dilihat pada tanggal 20 Agustus mendatang.

Sementara Ninggeding yang dihubungi Kamis malam mengatakan, pihaknya menolak seluruh kegiatan tambang di Sumba tanpa kecuali karena merusak lingkungan. Wanggameti, katanya, hanya sebagian kecil dari perjuangan mereka.
Ninggeding menolak untuk berkompromi, karena menurutnya, tidak lagi ada alasan lain untuk membenarkan kegiatan tambang di daratan Sumba. Andreas bahkan menolak untuk bergabung dalam tim yang akan turun pada 20 Agustus mendatang karena tidak lagi ada alasan untuk mempertahankan tambang di daerah itu.

“Perjuangan kita tidak bisa lagi melihat di dalam atau di luar kawasan Taman Nasional. Yang namanya tambang harus dihentikan karena merusak lingkungan,” tegas Andreas. (dea)*Pos Kupang

Lihat Yang Lain :


  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
  • Wanggameti Masih Memanas
  • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
  • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
  • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
  • Manfaatkan Dana dengan Baik
  • Warga Maubokul Sulit ke Waingapu
  • Lima Kelompok Tani Dapat Dana Rp 500 Juta
  • Rumput Laut Disikat Penyu
  • Ratusan Liter Miras Disita
  • Tobat Jadi TKW
  • Bides Jadi Artis, Warga ke Dukun
  • Abrasi Ancam Pulau Salura
  • Pemenang Proyek Diumumkan Malam Hari
  • Belanja Pegawai Dipotong 10 Persen
  • 1.200 Siswa SMP Tidak Lanjut Sekolah
  • SMAN II Waingapu Sabet Mega Pro
  • Gaji Karyawan PT Aquamor Dipotong 25 Persen
  • 150 Warga Bedah Mata Katarak
  • DPRD Sumtim Panggil Disperindag
  • Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 2,4 Miliar
  • Sumtim Antisipasi Gizi Buruk
  • PDAM Sumba Timur Bocor 61 Persen
  • Dinas Perindustrian Diduga Mark Up HOK
  • Penyelundupan Miras-Mitan di Sumtim Di Gagalkan
  • Pencurian, Kriminal Tertinggi di Sumba Timur
  • Tiga Bulan Rumah Warga Tergenang
  • 300 Penderita Siap Operasi Katarak
  • Bendungan Kadumbul Meluap, 1.000 Jiwa Mengungsi
  • Sumtim Butuh Perda Perjudian
  • Jalan Waingapu – Kambata Rusak Berat
  • Traffic Light Tidak Berfungsi
  • Gelar Operasi Katarak – RSU Imanuel Gandeng Sidomuncul
  • Perangi Perjudian/Pencurian Pakai Sumpah Adat
  • Sumba Tertinggi Kasus Kematian Akibat AIDS
  • 13 Anak di Matawai Atu Kurang Gizi Laporan Jhona Taena
  • PNPM-MP Bantu Produksi Panen
  • Menteri PDT Kunjungi Sumba – Pacu Ekonomi, Janji Kucurkan Dana
  • Tikus-Tungro Serang Rindi dan Umalulu di Sumba Timur
  • Budaya Picu Kemiskinan di Sumba Timur
  • Jaksa Ingatkan Pejabat Tertib Keuangan
  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga
  • Warga Tanam 2.000 Anakan di Batas Kota Waingapu
  • Pencurian dan Penganiayaan Menonjol di Sumtim
  • PT Pelindo Pecat Edy Mbuilima, Kasus Video Mesum Siswa SMA
  • Pegawai Teladan Ditjen Pajak
  • Tertangkap Penyebar video porno Siswa SMA di Kota Waingapu
  • Dua Ruas Jalan Putus di Desa Pinupahar & Desa Napu, Kecamatan Hahar
  • Hivos Survai Potensi Energi Terbarukan
  • 5 TKW Diduga Berdokumen Palsu



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi”

  1. Rambu said on Thursday, September 16, 2010, 6:43

    mengapa ada oknum-oknum yang suka jadi kuda tunggang..ada organisasi yang hanya cari popularitas saja. jangan selalu membawa nama aspirasi rakyat atau untuk kepentingan masy. tapi ternyata hanya untuk kepentingan suatu golongan saja,.memangnya sudah ada penggalian tambang?? kan belum to,.atau sudah ada penyakit yang tersebar?? jangan foto-foto yang ada di internet yang diambil dan di foto kopi trus di bagikan sama semua masyarakat,.yang kami liat juga ada penghasilan dari kegiatan itu,apa kalian bersedia mencari pekerjaan baru buat orng-orng tersebut,.atau jangan sampai ingin supaya masyakarat sumba miskin trus sehingga kalian bisa menjual kemiskinan ini keluar negeri dengan meminta bantuan apa bila ada bantuan lebih banyak uang yang masuk ke pundi2 kalian?….

  2. Rambu said on Thursday, September 16, 2010, 6:51

    ada Hukum dan hukum tau siapa yang salah dan sipa yang benar…Kami sebagai masyarakat Sumba timur akan dukung Bupati terpilih walaupun sy bukan salah satu orng yang memilih beliau tetapi dia di pilih oleh masyrakat satu Sumba Timur. jadi tidak usah lah mencari-cari kesalahan,…

  3. Yohanes K. Windi said on Thursday, September 30, 2010, 2:43

    Saya kira rencana penambangan harus dihentikan karena SUmba Timur adalah daerah kering yang sangat bergantung pada sumber mata air dari Wanggameti. Sebaiknya Pemda setempat lebih memacu peternakan karean selama ini menjadi lumbung ternak di Indonesia. Sudah banytak cerita di Indonesia (Freeport,) tidak dinikmati masyarakat lokal tapi oleh pengusaha dan aparat2 pemda yang menjadi kaki tangan mereka. Rambu said terlalu sederhana melihat permasalahan. Masyarakat sekitar Wanggameti tetap aja hidup sekalipun pertambangan tidak ada. PAda umumnya warga lokal akan menjadi kuli saja……karena tidak memiliki ilmu dan skill yang memadai untuk bekerja ditambang. Kita lebih cocok beternak atau berladang lahan kering karena masyarakat kita udah terlatih untuk itu. Dan buktinya mereka masih survive. Jangan kemakmuran diukur dari kaca mata orang yang punya rumah gedung, sepeda motor atau barang mewah lainnya. Sayang kalau area wanggameti musnah oleh pertambangan…apalagi saya belum pernah lihat secara langsung he..he…

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,448 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,092 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,356 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |800 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |963 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 963 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,448 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 861 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,356 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,092 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010