Perangi Geng Pelajar Perempuan
WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Drs. Umbu Dedu Ngara, sosok salah satu pemimpin daerah yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Sumba Tengah. Terlahir di Lawonda – Sumba Tengah pada tanggal 25 maret 1941, memiliki seorang istri bernama lengkap Rambu K. Riwa dan telah dikaruniawi 3 orang anak.. Pria paruh baya ini memiliki sejarah pendidikan, SR wairasa sumba barat, SMP Kr. Waikabubak, SMA Solo jurusan ilmu pasti, serta sarjana ekonomi fakultas ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana. Semasa kuliah, Umbu Dedu Ngara aktif dalam berbagai organisasi intra serta extra kampus. Dia pernah menjabat sebagai wakil ketua dewan mahasiswa UKSW periode 1968 – 1969, wakil ketua GMKI cabang salatiga periode 1968-1971, ketua GAMKI cabang salatiga 1968-1971 serta ketua umum Lembaga Pengabdian Mahasiswa Se-Jawa Tengah 1972-1973. Setelah lulus pun keterlibatan ke berbagai organisasi masyarakat tetap dijalaninya, Ketua Pusat Koperasi Induk (PUSKUD) NTT periode 1983-1994, Wakil ketua kamar dagang daerah(KADINDA) tkt propinsi NTT tahun 1988-1992, wakil ketua Perhimpunan Pedagang dan Peternak Hewan Indonesia tkt propinsi tahun 1983-1984 serta ketua kaum Bapak di Majelis Gereja HOREB Perumnas Kupang.















