• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Monday, February 6, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Drs. Umbu Dedu Ngara

1,368 views | Share ke Teman

umbu_dedu_ngara2Drs. Umbu Dedu Ngara, sosok salah satu pemimpin daerah yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Sumba Tengah. Terlahir di Lawonda – Sumba Tengah pada tanggal 25 maret 1941, memiliki seorang istri bernama lengkap Rambu K. Riwa dan telah dikaruniawi 3 orang anak.. Pria paruh baya ini memiliki sejarah pendidikan, SR wairasa sumba barat, SMP Kr. Waikabubak, SMA Solo jurusan ilmu pasti, serta sarjana ekonomi fakultas ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana. Semasa kuliah, Umbu Dedu Ngara aktif dalam berbagai organisasi intra serta extra kampus. Dia pernah menjabat sebagai wakil ketua dewan mahasiswa UKSW periode 1968 – 1969, wakil ketua GMKI cabang salatiga periode 1968-1971, ketua GAMKI cabang salatiga 1968-1971 serta ketua umum Lembaga Pengabdian Mahasiswa Se-Jawa Tengah 1972-1973. Setelah lulus pun keterlibatan ke berbagai organisasi masyarakat tetap dijalaninya, Ketua Pusat Koperasi Induk (PUSKUD) NTT periode 1983-1994, Wakil ketua kamar dagang daerah(KADINDA) tkt propinsi NTT tahun 1988-1992, wakil ketua Perhimpunan Pedagang dan Peternak Hewan Indonesia tkt propinsi tahun 1983-1984 serta ketua kaum Bapak di Majelis Gereja HOREB Perumnas Kupang.

Ramah serta penuh senyum adalah sifat yang ada pada diri Umbu Dedu Ngara. Keramahan itulah yang terasa ketika tim redaksi berkunjung ke rumah beliau untuk melakukan wawancara, sambutan hangat begitu terasa selama wawancara berlangsung.

Pria yang dulunya menjabat ketua komisi B DPRD Sumba Barat ini bertutur, ada 2 tantangan besar yang harus dihadapi oleh kabupaten sumba tengah saat ini. Pertama, kemiskinan serta pemiskinan. Dalam penjelasannya, yang dimaksud dengan kemiskinan adalah sebuah proses alamiah dimana rakyat tidak memiliki sawah, tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup serta miskin akan akses informasi. Miskin akses informasi inilah yang akan menimbulkan apa yang beliau sebut ‘hakekat pembodohan’. Dalam hal ini, bukan hanya rakyat saja yang miskin akan akses informasi, dewan serta pemerintah pun mengalami hal yang sama. Oleh karena itu yang penting dilakukan agar tidak miskin informasi, informasi yang disampaikan harus benar dan dapat menyentuh segala kalangan masyarakat. Sedangkan pemiskinan yang dimaksud berasal dari faktor budaya dan aturan pemerintah. Dari segi budaya, pemiskinan terjadi dikarenakan kegiatan-kegiatan adat yang membutuhkan sejumlah hewan serta tumpang tindih aturan adat, sebagai contoh, penggadaian sawah untuk membeli sejumlah hewan. Pemerintah sebagai pembuat aturan ternyata belum betul-betul mampu untuk mengatasi kemiskinan, aturan yang dibuat oleh dirasa masih saling tumpang tindih yang menyebabkan kebingungan dikalangan masyarakat. Tantangan kedua, penggabungan kembali ke kabupaten induk. Jika penggabungan kembali Sumba Tengah ke kabupaten induk didasari oleh kepentingan politik, maka penderitaan terbesar akan dialami oleh rakyat.

Umbu Dedu Ngara mengatakan bahwa pilar-pilar pembangunan di Sumba Tengah terdiri dari 3 bagian besar, pemerintah, masyarakat serta pengusaha. Secara khusus pada dunia usaha, beliau berpendapat bahwa masyarakat bersama pemerintah diharapkan mampu membangun dunia usaha baru. Pemerintah kedepan harus dapat menciptakan informasi bisnis dan dapat menjadi fasilitator terciptanya dunia usaha baru di Sumba Tengah. Intinya adalah masyarakat sumba tengah harus bisa untuk mandiri yaitu dengan cara membuka jaringan usaha dan memelihara jaringan system yang telah ada agar tidak terjadi konflik antara manusia dengan alam. Dalam pilar sumba tengah faktor manusia (masyarakat) dapat dilihat dari segi ekonomi keluarga, pendidikan keluarga, dan kesehatan.

Pertanyaan lain mengenai pengamodasian CPNS yang seyogyanya harus putra-putri asli daerah dijawab oleh mantan staf pegajar Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana ini dengan jawaban “ kita harus memahami persoalan yang ada, dengan cara mengingat kembali konsep dasar pemekaran kabupaten Sumba Tengah”. Konsep dasar pemekaran kabupaten Sumba Tengah yaitu Pertama, masyarakat yang tidak mempunyai daya beli di karenakan banyak masyarakat sumba tengah yang tidak memiliki pekerjaan (menganggur). Kedua, masalah pembangunan karena banyaknya pengangguran. Ketiga, masalah jumlah penduduk yang mencapai angka 65.000 jiwa. Keempat, ingin mensejahterakan masyarakat Sumba Tengah. Menurut beliau karena begitu banyak putra-putri daerah yang menganggur, maka mereka harus menjadi prioritaskan utama. Alasannya adalah orang-orang dari luar daerah hanya sebatas mengetahui sedangkan orang-orang asli daerah sudah mengetahui masalah yang ada hanya tinggal butuh adaptasi saja. Namun kelemahan yang ada adalah ketika orang dalam daerah tidak mampu maka diambillah orang diluar daerah yang lebih berkompetensi untuk mengisi kekosongan yang ada. Cara untuk mengatasi kelemahan tersebut yaitu dengan pengadaan beasiswa untuk semua cabang ilmu. Selain itu juga perlu diadakan pelaihan-pelatihan guna peningkatan mutu sumberdaya manusia yang dimilki daerah.

Ketika ditanya mengenai sosok pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh kabupaten Sumba Tengah saat ini? Umbu Dedu Ngara berpendapat, kabupaten sumba tengah saat ini membutuhkan pemimpin yang jujur dan sederhana. Pemimpin yang sekaligus dapat menjadi manajer, artinya tidak hanya dapat bernuansa politik yang konseptor tetapi juga mampu mengoperasionalkan sesuatu yang sudah terencana dengan banyak pertimbangan. Pemimpin Sumba Tengah diharapkan untuk bisa tegas dan to the point (langsung pada sasaran). Selain itu juga pemimpin Sumba Tengah harus mampu menjalankan mekanisme politik dengan baik. Mekanisme politik yang baik harus dimulai dari bawah (masyarakat) dan harus sampai keatas (bottom up).

Dilihat dari pengalaman organisasi dan riwayat pekerjaan yang telah diemban, sudah tidak diragukan lagi bahwa Drs Umbu Dedu Ngara bukan sosok yang biasa-biasa saja. Semoga kiprah beliau sebagai ketua DPRD Sumba Tengah mampu menjawab aspirasi seluruh masyarakat Sumba Tengah.

Copyright : http://talora07.wordpress.com

Lihat Yang Lain :


  • Pegawai Teladan Ditjen Pajak
  • NTT Kehilangan Tokoh Lingkungan, Tius Natun
  • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
  • Mariana Kareri Hara, Mengajar Sambil Gendong Anak
  • Atlet KKI Jaga Nama NTT
  • Semoga Sumba-ku Mendunia
  • Cari Kepuasan dalam Tulisan
  • Ignatia Sabrina Akan Kembali ke Kupang
  • Ibu Aloysia Kolin Berkisah: Perkembangan Paroki Sang Penebus
  • Agustinus Umbu Rauta: Krusial, Pemimpin Pertama Kabupaten Sumba Tengah



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,440 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,088 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,348 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |796 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |960 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 960 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,440 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 853 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,348 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,088 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010