• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Thursday, September 9, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

Drs. Umbu Dedu Ngara

Monday, September 8, 2008, 11:16 | 694 views

umbu_dedu_ngara2Drs. Umbu Dedu Ngara, sosok salah satu pemimpin daerah yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Sumba Tengah. Terlahir di Lawonda – Sumba Tengah pada tanggal 25 maret 1941, memiliki seorang istri bernama lengkap Rambu K. Riwa dan telah dikaruniawi 3 orang anak.. Pria paruh baya ini memiliki sejarah pendidikan, SR wairasa sumba barat, SMP Kr. Waikabubak, SMA Solo jurusan ilmu pasti, serta sarjana ekonomi fakultas ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana. Semasa kuliah, Umbu Dedu Ngara aktif dalam berbagai organisasi intra serta extra kampus. Dia pernah menjabat sebagai wakil ketua dewan mahasiswa UKSW periode 1968 – 1969, wakil ketua GMKI cabang salatiga periode 1968-1971, ketua GAMKI cabang salatiga 1968-1971 serta ketua umum Lembaga Pengabdian Mahasiswa Se-Jawa Tengah 1972-1973. Setelah lulus pun keterlibatan ke berbagai organisasi masyarakat tetap dijalaninya, Ketua Pusat Koperasi Induk (PUSKUD) NTT periode 1983-1994, Wakil ketua kamar dagang daerah(KADINDA) tkt propinsi NTT tahun 1988-1992, wakil ketua Perhimpunan Pedagang dan Peternak Hewan Indonesia tkt propinsi tahun 1983-1984 serta ketua kaum Bapak di Majelis Gereja HOREB Perumnas Kupang.

Ramah serta penuh senyum adalah sifat yang ada pada diri Umbu Dedu Ngara. Keramahan itulah yang terasa ketika tim redaksi berkunjung ke rumah beliau untuk melakukan wawancara, sambutan hangat begitu terasa selama wawancara berlangsung.

Pria yang dulunya menjabat ketua komisi B DPRD Sumba Barat ini bertutur, ada 2 tantangan besar yang harus dihadapi oleh kabupaten sumba tengah saat ini. Pertama, kemiskinan serta pemiskinan. Dalam penjelasannya, yang dimaksud dengan kemiskinan adalah sebuah proses alamiah dimana rakyat tidak memiliki sawah, tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup serta miskin akan akses informasi. Miskin akses informasi inilah yang akan menimbulkan apa yang beliau sebut ‘hakekat pembodohan’. Dalam hal ini, bukan hanya rakyat saja yang miskin akan akses informasi, dewan serta pemerintah pun mengalami hal yang sama. Oleh karena itu yang penting dilakukan agar tidak miskin informasi, informasi yang disampaikan harus benar dan dapat menyentuh segala kalangan masyarakat. Sedangkan pemiskinan yang dimaksud berasal dari faktor budaya dan aturan pemerintah. Dari segi budaya, pemiskinan terjadi dikarenakan kegiatan-kegiatan adat yang membutuhkan sejumlah hewan serta tumpang tindih aturan adat, sebagai contoh, penggadaian sawah untuk membeli sejumlah hewan. Pemerintah sebagai pembuat aturan ternyata belum betul-betul mampu untuk mengatasi kemiskinan, aturan yang dibuat oleh dirasa masih saling tumpang tindih yang menyebabkan kebingungan dikalangan masyarakat. Tantangan kedua, penggabungan kembali ke kabupaten induk. Jika penggabungan kembali Sumba Tengah ke kabupaten induk didasari oleh kepentingan politik, maka penderitaan terbesar akan dialami oleh rakyat.

Umbu Dedu Ngara mengatakan bahwa pilar-pilar pembangunan di Sumba Tengah terdiri dari 3 bagian besar, pemerintah, masyarakat serta pengusaha. Secara khusus pada dunia usaha, beliau berpendapat bahwa masyarakat bersama pemerintah diharapkan mampu membangun dunia usaha baru. Pemerintah kedepan harus dapat menciptakan informasi bisnis dan dapat menjadi fasilitator terciptanya dunia usaha baru di Sumba Tengah. Intinya adalah masyarakat sumba tengah harus bisa untuk mandiri yaitu dengan cara membuka jaringan usaha dan memelihara jaringan system yang telah ada agar tidak terjadi konflik antara manusia dengan alam. Dalam pilar sumba tengah faktor manusia (masyarakat) dapat dilihat dari segi ekonomi keluarga, pendidikan keluarga, dan kesehatan.

Pertanyaan lain mengenai pengamodasian CPNS yang seyogyanya harus putra-putri asli daerah dijawab oleh mantan staf pegajar Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana ini dengan jawaban “ kita harus memahami persoalan yang ada, dengan cara mengingat kembali konsep dasar pemekaran kabupaten Sumba Tengah”. Konsep dasar pemekaran kabupaten Sumba Tengah yaitu Pertama, masyarakat yang tidak mempunyai daya beli di karenakan banyak masyarakat sumba tengah yang tidak memiliki pekerjaan (menganggur). Kedua, masalah pembangunan karena banyaknya pengangguran. Ketiga, masalah jumlah penduduk yang mencapai angka 65.000 jiwa. Keempat, ingin mensejahterakan masyarakat Sumba Tengah. Menurut beliau karena begitu banyak putra-putri daerah yang menganggur, maka mereka harus menjadi prioritaskan utama. Alasannya adalah orang-orang dari luar daerah hanya sebatas mengetahui sedangkan orang-orang asli daerah sudah mengetahui masalah yang ada hanya tinggal butuh adaptasi saja. Namun kelemahan yang ada adalah ketika orang dalam daerah tidak mampu maka diambillah orang diluar daerah yang lebih berkompetensi untuk mengisi kekosongan yang ada. Cara untuk mengatasi kelemahan tersebut yaitu dengan pengadaan beasiswa untuk semua cabang ilmu. Selain itu juga perlu diadakan pelaihan-pelatihan guna peningkatan mutu sumberdaya manusia yang dimilki daerah.

Ketika ditanya mengenai sosok pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh kabupaten Sumba Tengah saat ini? Umbu Dedu Ngara berpendapat, kabupaten sumba tengah saat ini membutuhkan pemimpin yang jujur dan sederhana. Pemimpin yang sekaligus dapat menjadi manajer, artinya tidak hanya dapat bernuansa politik yang konseptor tetapi juga mampu mengoperasionalkan sesuatu yang sudah terencana dengan banyak pertimbangan. Pemimpin Sumba Tengah diharapkan untuk bisa tegas dan to the point (langsung pada sasaran). Selain itu juga pemimpin Sumba Tengah harus mampu menjalankan mekanisme politik dengan baik. Mekanisme politik yang baik harus dimulai dari bawah (masyarakat) dan harus sampai keatas (bottom up).

Dilihat dari pengalaman organisasi dan riwayat pekerjaan yang telah diemban, sudah tidak diragukan lagi bahwa Drs Umbu Dedu Ngara bukan sosok yang biasa-biasa saja. Semoga kiprah beliau sebagai ketua DPRD Sumba Tengah mampu menjawab aspirasi seluruh masyarakat Sumba Tengah.

Copyright : http://talora07.wordpress.com

Related Article :
  • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
  • Mariana Kareri Hara, Mengajar Sambil Gendong Anak
  • Atlet KKI Jaga Nama NTT
  • Semoga Sumba-ku Mendunia
  • Cari Kepuasan dalam Tulisan
  • Ignatia Sabrina Akan Kembali ke Kupang
  • Ibu Aloysia Kolin Berkisah: Perkembangan Paroki Sang Penebus
  • Agustinus Umbu Rauta: Krusial, Pemimpin Pertama Kabupaten Sumba Tengah



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Artikel Terbaru

    • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur
    • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
    • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur
    • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti
    • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur
    • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
    • Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti
    • Warga Kalaki Kambe, Desa Kadipada, Kecamatan Wewewa Barat Tewas
    • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
    • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
    • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
    • SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan
    • Xanana Tantang Kontraktor NTT
    • SK Lerik, Arsitek Kota KASIH
    • Hari Ini Jenazah SK Lerik Tiba di Kupang
    • NTT Punya 14 Bandara dan 42 Pelabuhan
    • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
    • Karnaval Memperingati HUT RI Ke-65
    • Mantan Walikota Kupang Meninggal Dunia
    • Jumlah Penduduk NTT 4,6 Juta
    • Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

Bali FLower Shop - Toko Bunga Online di BALI ....Buruan Discount 10%
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Wednesday, September 1, 2010 9:53 |118 views

WAIKABUBAK,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba  dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia  sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Thursday, September 2, 2010 17:47 |51 views

PENYAKIT sura yang selama ini menyerang hewan besar di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya mulai masuk ke wilayah Sumba Timur. Dalam sebulan terakhir ditemukan satu kasus di wilayah bagian barat Sumba Timur. Informasi  yang diperoleh Pos Kupang dari sumber yang berkompeten, Senin (30/8/2010), menyebutkan, sejauh ini baru ditemukan satu kasus ternak yang terserang penyakit sura. Namun hewan yang terjangkit penyakit sura itu langsung ditembak dan dikubur.  Lokasi di sekitar kubur  hewan yang terjangkit penyakit sura langsung dilokalisir dan diberi  vaksin. Sebelum penyakit  yang menyerang plasma darah itu memasuki Sumba Timur,  Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Thursday, August 26, 2010 18:59 |62 views

TAMBOLAKA, Warga di wilayah Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), khususnya yang mendiami wilayah sepanjang ruas jalan dari Polsek Loura hingga Bandara Tambolaka, serta ruas jalan dari pertigaan Pasar Inpres Tambolaka hingga Pelabuhan Weekelo merelakan sebagian tanah pekarangan rumahnya digusur demi perluasan jalan raya. Bahkan sebagian rumah dan kios terpaksa dibongkar karena terkena pelebaran jalan. Warga dengan kerelaannya membongkar sendiri dan memindahkan ke tempat yang aman setelah diukur petugas. Beberapa warga Loura yang enggan menyebutkan namanya ditemui di kediamannya di Tambolaka, Senin (23/8/2010), mengaku awalnya mereka keberatan dengan rencana perluasan jalan raya oleh pemerintah dengan ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Sunday, August 1, 2010 3:50 |127 views

Sumba Tengah,  Aparat Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru menghadang pekerja proyek jalan nasional di ruas jalan negara Kilometer (Km) 105,  tepatnya di lokasi hutan Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru di wilayah Sumba Tengah (Sumteng). Hal ini dibenarkan PPK Preservasi Jalan dan Jembatan Sumba Barat, Herman Koreh, ST, saat ditemui di Kupang, Kamis (29/7/2010). Herman  ditemui terkait realisasi fisik pekerjaan proyek tahun 2010 yang ditangani PPK di lintasan jalan nasional di wilayah perbatasan Sumba Barat dan Sumba Timur. Herman menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan  berkala berupa hotmix di Km 105, pihaknya sempat dihadang  aparat  Polhut  ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

Saturday, August 21, 2010 6:59 |98 views

KUPANG, SK Lerik (alm) telah membangun Kota Kupang dengan semangat kasih, menoreh banyak karya untuk kemajuan Kota Kupang. Untuk mengenang jasa-jasanya, Pemkot Kupang akan mengabadikan nama SK Lerik sebagai nama jalan di Kota Kupang. Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe mengatakan itu saat menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah SK Lerik di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka, Kupang, Jumat (20/8/2010). "Kepemimpinan SK Lerik sebagai walikota dua periode patut jadi model yang layak diteladani. Beliau adalah orang yang komit dan teguh dalam menjalankan tugas. Taat dan disiplin serta rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Walikota Adoe....

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur - 51 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, September 2, 2010 17:47
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar - 118 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:53
  • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur - 104 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:49
  • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti - 37 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:43
  • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur - 62 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, August 26, 2010 18:59

  • oetje: sukses ... buat Pater Robert .... dengan penuh har...
  • BENI: pak bos (Polisi).,.,. atur yang baik sedikit tu a...
  • BENI: Saya setuju Dan berharap Penerapan praktik pertani...
  • kristoforusbili: Wah....senang rasanya...ada orang Sumba Asli yang ...
  • kristoforusbili: Mantap!!! Lanjutkan perjuangannya Pak! N lebih cep...
  • rini bato: jelas aja semrawut............terminal sbg tempat ...
  • rini bato: Oh my GOD...........bayar hutang buat makan sendir...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010