WAINGAPU, PK- Meninggalnya Bupati Sumba Timur, Sabtu (2/8/2008) lalu, berdampak pada aktivitas perkantoran di daerah itu. Sejak pemerintah setempat mengumumkan hari berkabung daerah selama tujuh hari, jam kantor hanya berlaku setengah hari.
Pantauan Pos Kupangselama beberapa hari terakhir, kantor-kantor lengang. Padahal, pemerintah telah mengumumkan bahwa jam kantor berlaku normal. Memang ada pegawai yang tidak ke kantor karena mendapat tugas di rumah duka. Namun ada juga
pegawai yang memanfaatkan kesempatan meninggalnya bupati untuk berkeliaran di pusat-pusat perbelanjaan. Mereka bahkan tidak risih keluar masuk pusat perbelanjaan pada jam kantor dengan mengenakan seragam PNS.
Mereka memang masuk kantor tetapi hanya untuk mengisi daftar hadir agar tidak kehilangan uang tunjangan kinerja. Sekitar pukul 10.00 Wita, kantor bupati, misalnya, sudah sepi. Kantor yang aktivitasnya berjalan normal hanya Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan bagian protokoler yang terus beraktivitas karena harus mempersiapkan acara penyerahan jenazah dari pemerintah ke keluarga pada Jumat hari ini.
Padahal pemerintah daerah menetapkan hari libur umum di daerah baru pada Jumat (8/8/2008) dalam rangka memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah almarhum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. (dea)
Sumber : Pos Kupang




























































