Harga Semen Di Sumtim Rp 65 ribu, Laporan Wartawan Pos Kupang Adiana Ahmad
WAINGAPU, PK–Harga Semen di Sumba Timur (Sumtim) mencapai Rp 65.000/sak dari sebelumnya Rp 52.000/ sak. Dengan kenaikan harga BBM pada akhir Mei lalu, pedagang sesuka hati menaikkan harga semen.Kenaikan harga semen tidak lagi perminggu tetapi per hari.
Pantauan Pos Kupang di toko-toko bangunan di Kota Waingapu, Sumba Timur, Selasa siang , kenaikan harga semen iselain karena BBM juga karena adanya kelangkaan stok akibat keterlambatan kapal pengangkut semen ke daerah itu. Salah satu toko bangunan yang memasang harga semen Rp 65.000/ sak, yakni Toko Guna Karya. Harga tersebut berlaku sama untuk semen Tiga Roda dan Semen Gresik.
Semen yang dijual dengan harga Rp 65.000/ sak, ini diduga stok lama sebelum kenaikan BBM yang ditimbun toko bangunan ini untuk mendapat keuntungan lebih besar setelah kenaikan harga BBM.
Lonjakan harga semen yang begitu tinggi sontak mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.
Asisten Ekonomi Setda Sumba Timur, Ir. Yuspan Pasande meminta tim dari Bagian Ekonomi Setda Sumba Timur mengecek kebenaran informasi tersebut. Tim yang dipimpin Kabag Ekonomi Sumba Timur, Drs. Longginus Nganggur memastikan bahwa informasi tersebut benar setelah mengecek langsung ke toko bangunan yang dimaksud.
Longginus yang dikonfirmasi Pos Kupang , mengatakan, pada hari itu pihaknya hanya memastikan kebenaran informasi dari masyarakat yang masuk ke pemerintah daerah. Setelah ada kapastian informasi tersebut, katanya bersama tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumba Timur bertemu para pedagang menghimbau agar tidak seenaknya menaikkan harga semen.
Menurut Longginus, dalam pertemuan dengan agen semen Gresik di Sumba Timur, agen mengatakan ada kemungkinan harga semen melambung karena stok semen saat ini kosong.
Semen yang ada di toko-toko bangunan merupakan stok sisa.”Subur Makmur sebagai agen, mengatakan kemungkinan stok yang dijual dengan harga Rp 65.000, itu merupakan stok sisa yang dibeli sebelum kenaikan BBM. Mungkin sebelum kenaikan BBM itu, toko-toko tersebut mengambil stok dari agen cukup banyak, sehingga pada saat stok di agen atau di tempat lain kosong, mereka masih memiliki stok. Makanya dijual dengan harga tinggi,” kata Longginus.
Longginus mengatakan, sesuai informasi dari agen Semen Gresik di Sumba Timur, Toko Subur Makmur, satu kapal pengangkut Semen Gresik sudah masuk dan sedang dibongkar di Pelabuhan Waingapu. Jika semen ini masuk, kata Longginus, pihak agen menginformasikan harga yang berlaku Rp 53.000/ sak. Tidak hanya sekedar himbauan, lanjut Longginus, pihaknya akan memberikan teguran keras kepada pedagang yang sesuka hati menaikkan harga semen tanpa memperhatikan kewajaran harga.
Sumber : Pos Kupang

























































