Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
WAIKABUBAK, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Ibu Aloysia Kolin yang akrab disapa Nenek Guru telah tiada. Itu terjadi pada tanggal 10 September 2008 dalam usia 94 tahun. Tapi jasa yang ditinggalkannya untuk gereja dan sesama tidak kecil. Hal itu dapat dilihat dari hari pengebumiannya 15 September 2008 yang mana Gereja Sang Penebus Wara Waingapu dipadati oleh umat, baik dari golongan Islam, Protestan, maupun dari kalangan Katolik. Tidak kurang dari 22 imam yang merayakan misa reqiem dalam rangka pelepasan jenasah almarhum untuk dikebumikan di pekuburan Katolik Wara. Betapa Ibu Aloysia Kolin dan Bapak Mikhail Wuring Muda, suaminya, menjadi peletak dasar agama Katolik di Paroki Sang Penebus Waingapu, beberapa waktu yang lalu penulis sempat berbincang-bincang dengannya. Inilah kisahnya;














ika ratna sari said on Wednesday, March 18, 2009, 18:16
Walaupun jasad tiada lagi telihat namun jiwa mu,Nene Guru,tetap melekat di hati kami anak2mu.
Ivon Keraf said on Wednesday, July 8, 2009, 23:59
iiaaaaah ….. tetap saiank nene guru ….
makasih bwad nama “Aloysia” yg sudah dikasih buad sya ….