• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Monday, February 6, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN)

Tagged with: Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN)
1,260 views | Share ke Teman

tana_daru.jpgWAIBAKUL, PK- Masih banyak lahan rakyat daerah pinggiran di Kawasan Taman Nasional (KTN) Manu Peu Tana Daru yang masuk kawasan hutan lindung. Akibatnya, rakyat tidak bisa menggarap maksimal. Hal ini perlu didiskusikan lagi sehingga rakyat tidak dirugikan dalam pemetaan kawasan taman nasional itu.
Hal ini dikatakan Asisten II Setkab Sumba Barat, Drs. Umbu Sappi Pateduk alias Umbu Bintang saat ditemui di kediamannya, Kamis (21/8/2008).

Menurut Umbu Bintang, masalah ini perlu didiskusikan lagi sehingga rakyat tidak dirugikan. Pihaknya yang harus dilibatkan dalam diskusi itu, pemerintah daerah, masyarakat, pemerintah propinsi dan pusat agar rakyat yang berada di pinggir kawasan itu diberi akses berusaha demi peningkatan ekonomi dengan menanam tanaman produktif, seperti kemiri, kopi, asam, nangka dan lainnya.
Ia menyakini tanaman produktif akan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga bisa keluar dari cengkraman kemiskinan. Umbu Bintang yang adalah tokoh Sumba Tengah yang bakal bertarung dalam pilkada daerah itu 8 September 2008, mengatakan, seluruh masyarakat Sumba Tengah mendukung sepenuhnya pelestarian lingkungan, terutama kawasan taman nasional yang tealh ditetapkan pemerintah pusat sebagai kawasan hutan lindung. Apalagi hutan merupakan paruh hidup manusia.
Bagi Umbu Bintang, pelestarian lingkungan kawasan hutan lindung perlu memperhatikan hak-hak rakyat. Dalam penentuan batas kawasan hutan, masih banyak lahan rakyat yang masuk kawasan sehingga tidak bisa digarap lagi. Padahal lahan itu merupakan warisan leluhur yang menjadi modal usaha rakyat.
Untuk itu, tegas Umbu Bintang, masalah ini perlu dipikirkan bersama bagiaman nasib rakyat yang berdiam di daerah pinggiran kawasan itu agar bisa mengakses ke sana dengan tanaman produktif yang bisa menopang ekonomi rumah tangga merekam tanpa merusak kawasan hutan itu.(pet)

Sumber : Pos Kupang

Lihat Yang Lain :


  • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
  • Rawan Pangan Mengancam Warga Pantura Sumba
  • SMP Matawoga Sumba Tengah Pesta Gol
  • Bangun PLTMH Harangi Pusat Alokasi Rp 1,6 M
  • 25 Mahasiswa Akper PKL di Sumteng
  • Bupati SUmba Tengah melantik Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sola Pora
  • Petani Wairasa Bantai 2.000 Tikus
  • Warga Sumba Bakar Peralatan Tambang
  • Pemda Sumteng Segera Pakai Kantor Baru
  • Gubernur Diminta Turunkan Tim
  • 350 Liter Miras Dimusnahkan
  • Artha Jaya Kembangkan 100 Ribu Sapi
  • Bangun Pelabuhan Butuh Rp 35 Miliar
  • Seribu Pohon Ditanam di Sumba Tengah
  • Pro-Kontra Tambang Emas Sumba
  • Waibakul Rawan Perampokan
  • 8 Pol PP Disambut Bagai Pahlawan
  • DAU Sumba Tengah Rp 207,8 Miliar
  • Peresmian SPBU di Sumteng, Umbu Bintang Minta Jaga Fasilitas Publik
  • Rakyat Sumteng Jangan Gadai Sawah
  • LSM Kawal Tambang di Sumteng
  • DPRD Dukung Tambang Sumba Tengah
  • Pemda Sumteng Tolak Staf PT Fathi Diperiksa
  • Perampok Kerbau Tewas Dihajar Massa
  • Forum FA-TTS Tolak Tambang Sumba Tengah
  • Bupati Sumba Tengah Tantang Pemerintah Pusat
  • TN Manupeu Tana Daru Diduga Caplok Tanah Warga
  • Dua Orang Tewas dalam Lakalantas di Sumba Tengah
  • Petani Sumba Tengah Siap Tanam
  • Bupati Sumba Tengah Canangkan 3 Gerakan Moral
  • Lembaga Adat Mamboro Dikukuhkan
  • Warga Wendewa Kembali Minum Air Kali
  • Kawasan Jati Sumba Tengah Rawan Perampokan
  • PCA Resources Kembangkan Jagung
  • Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah
  • Pagar Hambat Pekerjaan Preservasi Jalan
  • Sukseskan Sidang Sinode ke-40 GKS
  • Mahasiswa Kedokteran Sumteng Terima Beasiswa
  • Pasar Anakalang Perlu Direlokasi
  • Mahasiswi Kedokteran Sumteng Belum Terima Beasiswa
  • Wakasat Brimob Kunjungi Sumba Tengah
  • Sumteng Tanam Kacang Hijau 1.000 Hektar
  • Pasir Besi di Mamboro 30 Juta Ton
  • Kades Jangan Jadi Pencuri
  • Pendaftaran CPNS 2009 untuk Sumba Tengah
  • Waimanu dan Labariri Rawan Pencurian
  • Hewan Usia Produktif Larang Diperdagangkan
  • Keliru, Mengukur Pembangunan Pada Tampilan Kota Waibakul
  • Program Sertifikasi Cegah Konflik Tanah
  • Pemkab Sumba Tengah Surati Pemprop NTT



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN)”

  1. benediktus rio said on Friday, December 4, 2009, 0:27

    Pak Bupati Umbu Bintang, perkenankan saya menyampaikan beberapa pendapat saya:
    1. Bahwa Penunjukan Taman Nasional Manupeu Tanadaru ditunjuk melalui perubahan fungsi hutan. Jadi memang dari dulu sudah menjadi kawasan hutan, yang memang kurang terurus oleh pemerintah sehingga banyak masyarakat membuat mondu dekat mata air yang kebiasaan masy sumba ini cenderung menjadi salah satu penyebab rusaknya kawasan htan sumba
    2. Pemda Sumba Tengah yang masih baru harus menerapkan pembangunan dengan prinsip kreatifitas, inovasi dan efisiensi da ecofriendly dalam kelola sumberdaya alam untuk meingkatkan kesejahteraan masyarakat Sumba Tengah.
    3. Lahan Sumba Tengah sebelah utara sangat luas dan jka diterapkan semacam transmigrasi lokal dengan pembinaan ntensif menurt saya akan lebih baik, dengan melihat posisi strategis bagian selatan sebagai penyangga bagian utara.
    4. Idealnya Taman Nasional tidak boleh berdampigan secara langsung dengan pemukiman padat, idealnya ada penyangga, entah hutan produksi, atau hutan adat atau minimal lahan hijau seperti kebun. sehingga dapat mencegah Kebakaran, perburuan, ilegl loging (Saya lihat di draft master plan Sumba Tengah, hal ini kurang diperhatikan)
    5. Usul saya, Sumba Tengah jangan hanya mempercepat kejar angka PAD atau investasi dari luar yang ujungnya hanya memberi keuntungan bagi segelintir orang luar sumba yang mengindikasikan NEOLiberalisme/kapitalisme (Contoh, rencana investasi asing dlm proyek jatropa). Sebaiknya membentuk koperasi2 usaha di masyarakat..dengan potensi lokal yang ada, kecil nda masalah asal merata, lambat itu proses, tapi akan benar2 membangun Sumba dari keterbelakangan dan modal yang terkumpul tidak terbang ke luar Sumba. Kita bisa mencontoh semangat Cina dalam bangun UKM2nya sebanyak-banyaknya dengan kreatifitas, inovasi dan iptek, yang sekarang mampu menggulingkan dominasi perusahaan2 besar para kapitalis Amerika dan Eropa..

    Saya telah bekerja 2 tahun di sumba dan sangat prihatin dengan keterbelakangan masyarakat dalam dalam kelola sda yang sudah makin kritis yang semakin membuat miskin..
    Tapi kita harus optimis, doa kami mudah2an Bpk Bupati Umbu Bintang dan jajarannya berhasil dalam menjalankan tugas berat dan mulia ini… GBU..

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,440 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,088 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,348 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |796 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |960 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 960 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,440 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 853 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,348 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,088 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010