Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa
WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat (Sumbar melalui tim gabungan terdiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas), Viktor Umbu Sulung, Camat Kota Waikabubak, David Buningani, Lurah Komerda, Oktavianus Dappa Ngago, S.Ip, Kepala Satpol PP, Pua Manung Sape, Kabag Tatapem, Imanuel Ani, serta beberapa staf kelurahan setempat, Jumat (5/3/2010), menertibkan kegiatan Persekutuan Doa `Bukti Kasih' yang beralamat di jalan Bhayangkara Kota Waikabubak, Kabupaten Sumbar. Pasalnya, keberadannya persekutuan doa ini dinilai ilegal. Penertiban kegiatan Persekutuan Doa Pelajar dan Mahasiswa Bukit Kasih dilakukan ...

Timex - Aparat Polsekta Cakranegara menggagalkan dugaan penjualan lima gadis asal Sumba, NTT di Terminal Mandalika, kemarin (16/4).


























































yoga said on Friday, May 15, 2009, 19:15
trimah kasi pada aparat keamanan
atas jasa baik nya kl gak saudara2 saya gak tau lagi harus ap dan bagaimana dan di apaain oleh orang tg gak bertanggung jawa dan bagi orang yg menjual sesamanya tuhan akan meliha perbuata keji mereka
dan neraka akan menunggu mereka yg tiada belaskasian sesama manusua nya
zada said on Tuesday, May 19, 2009, 9:46
hallo…sumba tanahku yang paling kucintai dan tak akan pernagh kulupakan di mana pun aku berada, khususnya tanahku yang masih muda di SBD…..apa khabar semua……saya berharap semangat ntuk berdiri sendiri tidak hanya berhenti pada sekarang ini, tapi bertanggung jawablah atas pilihan yang telah kita buat. jangan pernah mengatakan “kan bukan saya….” tapi katakanlah “kita semua akan maju” Nah, kalo mau maju….apatah artinya semua kejahatan harus berlangsung dan terjadi????bukankah semuanya itu akan menjadi kendala bagi terwujudnya impian bersama???Refleksi menjadi sangat penting bagi setiap kita yang merasa diri menjadi milik sumba…….Thanks
Larita said on Wednesday, May 20, 2009, 17:24
Pak Polisi tolong usut tuntas karena penjualan gadis jadi ancaman masa depan bangsa. Salut buat polisi Cakra. Jangan terima suap atau elusan lembut tante Si.
rambu said on Thursday, June 11, 2009, 9:22
saya,orang anakalg.tolong bpk umbu bintang perhatikan masalah air disumteng kususnya anakalang
yonita said on Wednesday, June 17, 2009, 9:53
makasih banyak untuk aparat kapolisian Mataram yang sudah menyelamatkan saudara2 kami dari sumba yang akan di perdagangkan…cayooooooo buat semua aparat keamanan….untuk perempuan2 sumba supaya lebih berhati2 karena orang2 jahat sedang berkeliaran mencari target baru.mending tinggal di sumba kerja sawah atau kebun daripada di jual orang…di kampung halaman hidup kita lebih baik daripada di tanah orang…
diana said on Sunday, June 21, 2009, 15:51
tq…untuk semua pihak yg telah membantu masyarakat dLm menegakkan keadilan bagi kaum wanita….khususnya mengenai kasus diatas,,….
semoga saja orang-orang melakukan kajahatan,,sadarrr dng perbuatan mereka ya tdk berprikemanusiaan….,,
untuk semua kaum wanita….khususnya orang tua…perlu ada sosialisasi untuk tetap waspada….
TriMakasiH….GbUs
fridolin umbu manna said on Sunday, July 26, 2009, 21:51
saya dari mamboro,
saya mau menyampaikan kepad Bapak Umbu Bintang dan para pajabat tinggi lainnya tentang keadaan jalan di mamboro agar bisa di perbaiki. terima kasih…
daniel said on Monday, August 10, 2009, 14:44
memang sangat disayangkan..seringkali kita dibodohi oleh orang2 yang tak bertanggung jawab..mungkin satu pertanyaan saya..di sini(dalam kasus ini)..siapa yang patut di salahkan?orang tua? anak? pemerintah? atau pelaku?
salam
daniel
Iros said on Thursday, December 3, 2009, 9:37
Klw kontrak rmah d sumba tgh.mahl pa ggk.?