Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
WAIKABUBAK, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Timex – Aparat Polsekta Cakranegara menggagalkan dugaan penjualan lima gadis asal Sumba, NTT di Terminal Mandalika, kemarin (16/4).














yoga said on Friday, May 15, 2009, 19:15
trimah kasi pada aparat keamanan
atas jasa baik nya kl gak saudara2 saya gak tau lagi harus ap dan bagaimana dan di apaain oleh orang tg gak bertanggung jawa dan bagi orang yg menjual sesamanya tuhan akan meliha perbuata keji mereka
dan neraka akan menunggu mereka yg tiada belaskasian sesama manusua nya
zada said on Tuesday, May 19, 2009, 9:46
hallo…sumba tanahku yang paling kucintai dan tak akan pernagh kulupakan di mana pun aku berada, khususnya tanahku yang masih muda di SBD…..apa khabar semua……saya berharap semangat ntuk berdiri sendiri tidak hanya berhenti pada sekarang ini, tapi bertanggung jawablah atas pilihan yang telah kita buat. jangan pernah mengatakan “kan bukan saya….” tapi katakanlah “kita semua akan maju” Nah, kalo mau maju….apatah artinya semua kejahatan harus berlangsung dan terjadi????bukankah semuanya itu akan menjadi kendala bagi terwujudnya impian bersama???Refleksi menjadi sangat penting bagi setiap kita yang merasa diri menjadi milik sumba…….Thanks
Larita said on Wednesday, May 20, 2009, 17:24
Pak Polisi tolong usut tuntas karena penjualan gadis jadi ancaman masa depan bangsa. Salut buat polisi Cakra. Jangan terima suap atau elusan lembut tante Si.
rambu said on Thursday, June 11, 2009, 9:22
saya,orang anakalg.tolong bpk umbu bintang perhatikan masalah air disumteng kususnya anakalang
yonita said on Wednesday, June 17, 2009, 9:53
makasih banyak untuk aparat kapolisian Mataram yang sudah menyelamatkan saudara2 kami dari sumba yang akan di perdagangkan…cayooooooo buat semua aparat keamanan….untuk perempuan2 sumba supaya lebih berhati2 karena orang2 jahat sedang berkeliaran mencari target baru.mending tinggal di sumba kerja sawah atau kebun daripada di jual orang…di kampung halaman hidup kita lebih baik daripada di tanah orang…
diana said on Sunday, June 21, 2009, 15:51
tq…untuk semua pihak yg telah membantu masyarakat dLm menegakkan keadilan bagi kaum wanita….khususnya mengenai kasus diatas,,….
semoga saja orang-orang melakukan kajahatan,,sadarrr dng perbuatan mereka ya tdk berprikemanusiaan….,,
untuk semua kaum wanita….khususnya orang tua…perlu ada sosialisasi untuk tetap waspada….
TriMakasiH….GbUs
fridolin umbu manna said on Sunday, July 26, 2009, 21:51
saya dari mamboro,
saya mau menyampaikan kepad Bapak Umbu Bintang dan para pajabat tinggi lainnya tentang keadaan jalan di mamboro agar bisa di perbaiki. terima kasih…
daniel said on Monday, August 10, 2009, 14:44
memang sangat disayangkan..seringkali kita dibodohi oleh orang2 yang tak bertanggung jawab..mungkin satu pertanyaan saya..di sini(dalam kasus ini)..siapa yang patut di salahkan?orang tua? anak? pemerintah? atau pelaku?
salam
daniel
Iros said on Thursday, December 3, 2009, 9:37
Klw kontrak rmah d sumba tgh.mahl pa ggk.?