• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Friday, March 12, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

Pencurian di Sumba Barat Meresahkan Warga

Thursday, April 2, 2009, 15:30 | 906 Views

pencuri_sumbaWAIKABUBAK, Pencurian di Sumba Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) makin meresahkan warga. Tidak hanya ternak sapi, tetapi pakaian dan jenis makanan tertentu yang dijemur di halaman rumah selalu hilang dalam sekejap.

Anggota Formasi Masyarakat Sipil Sumba Barat, Nyong Supusepa  di Waikabubak  mengatakan, kasus pencurian akhir-akhir ini makin meresahkan warga. Warga tidak tenang meninggalkan rumah atau ladang dan ternak tanpa pengawal. “Pakaian dinas polisi, baju seragam anak sekolah, pakaian dinas pegawai negeri, dan baju celana anak-anak selalu dicuri. Siang hari, saat pintu rumah tertutup sebentar saja, pakaian yang sedang dijemur di luar sudah hilang,” katanya.

Pelaku pencurian berkedok sebagai pemulung, penjual sayur dalam gerobak, tukang sol sepatu, penjual bakso, dan tukang sampah. Semua jenis barang yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga selalu dicuri. Ternak peliharaan masyarakat, seperti sapi, kerbau, kambing, anjing, dan babi, hilang dalam sekejap kalau tidak dijaga. Pelaku pencurian selalu bergerombol.

“Mereka kemungkinan menggunakan obat untuk menghilangkan jejak atau mengelabui pemilik. Kadang, pencurian dilakukan di dekat pemilik pun tidak dapat ditangkap,” katanya.

Kasus pencurian di Sumba Barat sudah berlangsung lama, tetapi terbatas pada ternak sapi, kerbau, kambing, dan babi. Akhir-akhir ini, jenis barang yang dicuri tidak hanya ternak, tetapi merambat sampai pakaian, makanan, bahan bangunan, dan kebutuhan lainnya.

Copyright: Kompas.com

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • blinkbits
  • BlinkList
  • BlogMemes
  • blogtercimlap
  • Blue Dot
  • De.lirio.us
  • DotNetKicks
  • DZone
  • eKudos
  • feedmelinks
  • Furl
  • Global Grind
  • HealthRanker
  • LinkaGoGo
  • LinkArena
  • Linkter
  • Live
  • MyShare
  • Reddit
  • Simpy
  • Smarking
  • Socialogs
  • SphereIt
  • Spurl
  • Taggly
  • TailRank
  • Technorati
  • Webride
  • YahooMyWeb
  • blogmarks
  • Book.mark.hu
  • connotea
  • SalesMarks
  • scuttle
  • Sk-rt
  • StumbleUpon
  • TwitThis
  • Wists
  • Yigg
Related Article :
  • Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa
  • Calon Independen Pertama Gugur di KPU Sumba Barat
  • Sawah Tadah Hujan di Sumba Barat Kering
  • Sawah di Sumba Barat Kering
  • 7 Desa di Sumba Gagal Panen
  • KPUD Diminta Serius Verifikasi Data
  • Waikabubak Dihantam Banjir Bandang
  • Pilkada Sumbar: Umbu Kupang Lamar ke Tiga Parpol
  • Tiga Kabupaten di Sumba Kembali Gelap
  • Pemkab Sumbar Diminta Relokasi Pasar Anakalang
  • Jagung di Sumbar Mulai Berbunga



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Pencurian di Sumba Barat Meresahkan Warga”

  1. Simon Nany said on Monday, April 13, 2009, 1:20

    Saya org Sumba yg tinggal di luar Sumba jg merasakan stigma itu, org sering mengatakan bahwa Sumba identik dgn pencurian dan perampokan…..maluuuuu…….kan…..
    Pemda dan aparat keamanan harus bertindak tegas (katanya ada oknum aparat yg kadang2 jd backing…apa iya?…). Pemerintah jg harus buat program ato kegiatan yg dpt membuka lapangan kerja terutama bagi tenaga kerja non formal bagi Ama-ina, umbu-rambu, kabani-warcoyo Sumba spy kebutuhan hidup dpt tercukupi dan tdk mencuri lagi..Selain itu pendidikan moral, etika dan keagamaan hrs ditingkatkan……Usul, buat regulasi ato kesepakatan adat utk mengurangi pesta2 adat yg memboroskan tp adat/budaya yg baik hrs dipertahankan krn itulah yg menjadikan Sumba eksotik…

  2. lexan said on Wednesday, April 29, 2009, 10:39

    Buat pemerintah terkait carilah solusi tepat untuk menangani masalah tersebut yang paling penting adalah perhatikan tingkat kesejateraan terutama untuk pangan, sebagai orang sumba kita semua tau kalau masalah utama yang menyebabkan hal tersebut terjadi. marilah kita mencari solusi yang tepat dan tidak menggunakan kekerasan terutama buat aparat keamanan yang selalu bertindak di atas kewajaran saat menangkap para pelaku..karena cara tersebut tidak akan menyelesaikan masalah ini….

  3. Erna said on Friday, May 1, 2009, 15:56

    setuju dengan 2 comment di atas, saya ga tinggal di sumba tapi tiap hari dengar dari keluarga, ada aja kasus pencurian/perampokan, mereka ga segan menyakiti korban lagi dgn bawa-bawa parang dan benda2 tajam…KEMANA AJA APARAT disana????????????????????? gimana wisatawan mau betah disana kalau ga aman????

  4. STEFANUS DAPPA said on Monday, May 25, 2009, 12:08

    orang melakukan pencurian,alasannya pasti karena lapar. Nah solusi dari pemkab sumba barat,APA? masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama,tapi pemerintah daerah yg lebih pegang peranan dalam hal ini. krn kasus kasus spt ini sudah lama sekali ada di masyarakat sumba barat pada umumnya. oleh krn itu kita sebagai warga sumba,marilah kita bersama sama memberikan solusi atau jalan keluarnya kepada pemkab sumba barat

  5. Marlyne said on Monday, June 1, 2009, 21:56

    Sejak saya kecil sampai sekarang saya tinggal di luar kota Sumba pun kasus pencurian bukan lagi suatu yang asink di telinga untuk di dengar.Saya tidak mengerti sebegitu miskinnya kah orang Sumba sampai harus mencuri segala! Bahkan barang milik saudara atau orang yang dikenal baikpun juga dicuri!! Dimana moral kita sebagai orank Sumba kalau kejadian ini sering didengar oleh orang luar Sumba.Apa lagi yang harus kita banggakan kalau pencuri ada dimana2.Bagaimana kota kita mau berkembang dan maju kalau sampai orang asli Sumbapun malas untuk tinggal di Sumba hanya karena kasus pencurian yang marak terjadi?!!!
    Sepertinya pihak aparat harus lebih BEKERJA KERAS untuk ini!!

  6. nuraini said on Thursday, June 18, 2009, 14:47

    saya orang sumba barat yang sekarang kul di MLG. kok bisa sieh skrg di SB makin byk pencurinya?????
    kasihan pendatang donggg!!!!
    bisa2 sumba ditinggalin ma pendatang cz takut ma para pencuri

  7. rambu said on Sunday, June 28, 2009, 10:37

    tak’s all,gue setuju dgn semua koment diatas.gmn org dr daerah lain betah tgl diSB,kl setiap hari ada aja kasus pencurian?????kl bgn trs kpn SB mau berubah&berkembang?????

  8. Michael Umbu zasa said on Saturday, August 8, 2009, 18:26

    Pencurian di Sumba ?????
    1. kalau alasan kelaparan saya agak ragukan. karena yang di curi bukan komodity yg berupa makanan sehari2 yg urgent dibutuhkan, tapi kebanyakan adalah ternak peliharaan , Kerbau, sapi ,Kuda dan Babi.
    2.Ada pencuri karena ada Penadanya / backing ( Elite ), orang2 ini dulu lah yang harus di awasi karena mereka kayaknya Kebal Hukum dan Pat Gulipat dgn aparat…Wassalam ???
    3.Kebutuhan Ternak Potong pada acara2 adat yang pada saat pemotongannya tidak mendapatkan pengawasan yang ketat dari aparat, sehingga dengan mudah dan cepat ternak curian ini lenyap sesaat karena sudah masuk ke priuk masing2.
    4.transaksi antar pulau akanperdagangan hewan2 ini tidak melalui 1 pintu keluar, Waikelo atau wgp karena banyak pelabuhan Tradisional yang tersebar di sepanjang Pantura Pulau Sumba yang tidak dalam pengawasan Aparat keamnan , sehingga dengan Perahu kecil kayu sudah dapat memberangkatkan ternak2 ini ke tengah lautan atau bahkan ke pulau seberang ( Bima dan flores , dalam hitungan 6 Jam saja.
    5 encurian hampir di seluruh muka bumi ini ada saja, hanya beda Intensitas, Motif dan Jenis barang curiannya, jadi kita tidak perlu pesimislah hanya gara2 itu terus Pulau Sumba Tanah Marapu jadi tidak di kunjungi oleh orang2 dari daerah luar, karena di Jakrta pun hampir setiap detik terjadi pencurian dengan berbagai tingkatan tetap saja jadi magnet bagi kebanyakan orang, jadi Pencurian dan kedatangan orang2 dari luar itu kasus dan topik serta upaya lain lagi yang harus kita upayakan. Tks. GBU all !!!

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure
Sumba Pasola Festival 2010
Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Arsip Berita

  • Berita Lainnya

    • Boeing 737 Seri 200 Mendarat Mulus di Bandara Tambolaka
    • Kota Kupang Dapat Dana Hibah Rp 5,6 Miliar
    • Marak, Pemerasan Atas Nama Pejabat
    • Bupati SBD Dihadang Gelombang
    • Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa
    • Wakasat Brimob Kunjungi Sumba Tengah
    • Perawatan Dermaga Waikelo Diakomodir di Perubahan
    • Lebu Raya dan SBY ke Australia
    • Dipertahankan, Panwaslu Sumtim Bentukan Bawaslu
    • Target Kelulusan Ujian Nasional di NTT 80 Persen
    • SAR Evakuasi Jenasah Yohana di Danau Kelimutu
    • Calon Independen Pertama Gugur di KPU Sumba Barat
    • Aviastar Buka Rute Ende-Denpasar
    • Investor Malaysia Kembangkan Jarak di NTT
    • Incumbent Maju di Pilkada Sumba Timur


  • MAKE MONEY on your PROFILE - ProfileDough.com
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa

Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa

Tuesday, March 9, 2010 1:34 |41 Views

WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat (Sumbar melalui tim gabungan terdiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas), Viktor Umbu Sulung, Camat Kota Waikabubak, David Buningani, Lurah Komerda, Oktavianus Dappa Ngago, S.Ip, Kepala Satpol PP, Pua Manung Sape, Kabag Tatapem, Imanuel Ani, serta beberapa staf kelurahan setempat, Jumat (5/3/2010), menertibkan kegiatan Persekutuan Doa `Bukti Kasih' yang beralamat di jalan Bhayangkara Kota Waikabubak, Kabupaten Sumbar. Pasalnya, keberadannya persekutuan doa ini dinilai ilegal. Penertiban kegiatan Persekutuan Doa Pelajar dan Mahasiswa Bukit Kasih dilakukan ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Marak, Pemerasan Atas Nama Pejabat

Marak, Pemerasan Atas Nama Pejabat

Tuesday, March 9, 2010 1:47 |32 Views

WAINGAPU, Tindakan pemerasan terhadap pejabat atau masyarakat yang sedang tersandung masalah hukum di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini sedang marak. Pemerasan itu dilakukan dengan mengatasnamakan pejabat penegak hukum. "Sampai saat ini, sudah puluhan orang  tertipu. Total kerugian dari kasus pemerasan itu mencapai ratusan juta. Korban terbaru yakni Ketua DPC Demokrat Sumba Timur, Ir.Ridwan Untono. Pemerasan dan penipuan dengan modus seperti ini mencuat ke permukaan, ketika seseorang menelepon para pejabat di Dinas Kehutanan Sumba Timur, termasuk Kepala Dinas Kehutanan, Ir. Johanes Landuwulang , meminta uang puluhan juta atas. Permintaan uang itu atas nama Wakapolres ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Boeing 737 Seri 200 Mendarat Mulus di Bandara Tambolaka

Boeing 737 Seri 200 Mendarat Mulus di Bandara Tambolaka

Tuesday, March 9, 2010 17:09 |34 Views

TAMBOLAKA, Pesawat Merpati jenis Boeing 737 seri 200 berkapasitas 123 seat, Minggu (28/2/2010), mendarat mulus di Bandar Udara (Bandara) Tambolaka, Sumba Barat Daya (SBD). Pesawat tersebut didatangkan dari Surabaya pada hari itu untuk melayani para penumpang rute Denpasar-Tambolaka-Maumere-Kupang (pergi-pulang). Penggunaan pesawat berbadan lebar tersebut tidak bersifat regular namun hanya memback up pesawat foker 100 yang sedang diuspeksi, yang biasanya melayani rute tersebut. Direktur Agen Merpati di SBD, Charles Samapaty, membenarkan hal itu. "Pelayanan oleh pesawat Boeing 737 ini hanya untuk hari ini ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Wakasat Brimob Kunjungi Sumba Tengah

Wakasat Brimob Kunjungi Sumba Tengah

Saturday, March 6, 2010 11:11 |43 Views

WAIBAKUL, Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Brimobda NTT, Kompol Henri J Siahaan, SIK, mengunjungi Kabupaten Sumba Tengah , Kamis (4/3/2010) untuk melihat lokasi pembangunan kantor sementara anggota Brimob Kompi V Sumba yang merupakan eks gedung Pengadilan Sumba Barat di wilayah itu. Penempatan personel Brimobda NTT di Sumba Tengah untuk pengendalian kamtibmas di wilayah itu yang terkenal dengan aksi pencurian ternak.  Dan hampir sebulan terakhir anggota Brimob mulai patroli di wilayah Sumba Tengah Dengan adanya kantor sementara di Sumba Tengah maka bisa bisa dilakukan upaya pencegahan kasus perampokan di malam hari. (pet) Brimob Tempatkan Personil di Sumba ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Target Kelulusan Ujian Nasional di NTT 80 Persen Dengan 1 Komentar Sejak 2010-02-28 22:30:12
  • Boeing 737 Seri 200 Mendarat Mulus di Bandara Tambolaka - 34 Views Dengan 0 Komentar Sejak Tuesday, March 9, 2010 17:09
  • Kota Kupang Dapat Dana Hibah Rp 5,6 Miliar - 22 Views Dengan 0 Komentar Sejak Tuesday, March 9, 2010 16:54
  • Marak, Pemerasan Atas Nama Pejabat - 32 Views Dengan 0 Komentar Sejak Tuesday, March 9, 2010 1:47
  • Bupati SBD Dihadang Gelombang - 30 Views Dengan 0 Komentar Sejak Tuesday, March 9, 2010 1:37
  • Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa - 41 Views Dengan 0 Komentar Sejak Tuesday, March 9, 2010 1:34

  • Hana: hai saya yohana bora sekolah di Bali. saya harap...
  • ira: wow....keren nie.... smg dgn adax lembaga ini bs...
  • alfons: jadi anggota partai politik ini koq bangga?????? ...
  • xxxx: pemerintah seharusnya di tiap jalan harus di buat...
  • galang: waw saya mendukung...
  • hendri purnomo: saya sangat mendukung komodo...
  • didik ubaidilah: saya sangat mendukung...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010 . All rights reserved.