• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Friday, September 3, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

Pencurian di Sumba Barat Meresahkan Warga

Thursday, April 2, 2009, 15:30 | 1,150 views

pencuri_sumbaWAIKABUBAK, Pencurian di Sumba Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) makin meresahkan warga. Tidak hanya ternak sapi, tetapi pakaian dan jenis makanan tertentu yang dijemur di halaman rumah selalu hilang dalam sekejap.

Anggota Formasi Masyarakat Sipil Sumba Barat, Nyong Supusepa  di Waikabubak  mengatakan, kasus pencurian akhir-akhir ini makin meresahkan warga. Warga tidak tenang meninggalkan rumah atau ladang dan ternak tanpa pengawal. “Pakaian dinas polisi, baju seragam anak sekolah, pakaian dinas pegawai negeri, dan baju celana anak-anak selalu dicuri. Siang hari, saat pintu rumah tertutup sebentar saja, pakaian yang sedang dijemur di luar sudah hilang,” katanya.

Pelaku pencurian berkedok sebagai pemulung, penjual sayur dalam gerobak, tukang sol sepatu, penjual bakso, dan tukang sampah. Semua jenis barang yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga selalu dicuri. Ternak peliharaan masyarakat, seperti sapi, kerbau, kambing, anjing, dan babi, hilang dalam sekejap kalau tidak dijaga. Pelaku pencurian selalu bergerombol.

“Mereka kemungkinan menggunakan obat untuk menghilangkan jejak atau mengelabui pemilik. Kadang, pencurian dilakukan di dekat pemilik pun tidak dapat ditangkap,” katanya.

Kasus pencurian di Sumba Barat sudah berlangsung lama, tetapi terbatas pada ternak sapi, kerbau, kambing, dan babi. Akhir-akhir ini, jenis barang yang dicuri tidak hanya ternak, tetapi merambat sampai pakaian, makanan, bahan bangunan, dan kebutuhan lainnya.

Copyright: Kompas.com

Related Article :
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
  • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
  • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
  • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
  • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
  • Panwaslukada Kab. Sumba Barat Nyatakan Tidak Ada Laporan Selama Pemilukada
  • Petugas BTN Manupeu Bantah Usir Warga
  • Kajari Sumbar Periksa Gedung BPS
  • Access Tingkatkan Partisipasi Rakyat Sipil
  • Jubilate Pandango dan Reko Deta Terpilih Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Periode 2010 – 2015
  • Polisi tangkap pelaku pembakaran Cafe RedboXX Surabaya



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Pencurian di Sumba Barat Meresahkan Warga”

  1. Simon Nany said on Monday, April 13, 2009, 1:20

    Saya org Sumba yg tinggal di luar Sumba jg merasakan stigma itu, org sering mengatakan bahwa Sumba identik dgn pencurian dan perampokan…..maluuuuu…….kan…..
    Pemda dan aparat keamanan harus bertindak tegas (katanya ada oknum aparat yg kadang2 jd backing…apa iya?…). Pemerintah jg harus buat program ato kegiatan yg dpt membuka lapangan kerja terutama bagi tenaga kerja non formal bagi Ama-ina, umbu-rambu, kabani-warcoyo Sumba spy kebutuhan hidup dpt tercukupi dan tdk mencuri lagi..Selain itu pendidikan moral, etika dan keagamaan hrs ditingkatkan……Usul, buat regulasi ato kesepakatan adat utk mengurangi pesta2 adat yg memboroskan tp adat/budaya yg baik hrs dipertahankan krn itulah yg menjadikan Sumba eksotik…

  2. lexan said on Wednesday, April 29, 2009, 10:39

    Buat pemerintah terkait carilah solusi tepat untuk menangani masalah tersebut yang paling penting adalah perhatikan tingkat kesejateraan terutama untuk pangan, sebagai orang sumba kita semua tau kalau masalah utama yang menyebabkan hal tersebut terjadi. marilah kita mencari solusi yang tepat dan tidak menggunakan kekerasan terutama buat aparat keamanan yang selalu bertindak di atas kewajaran saat menangkap para pelaku..karena cara tersebut tidak akan menyelesaikan masalah ini….

  3. Erna said on Friday, May 1, 2009, 15:56

    setuju dengan 2 comment di atas, saya ga tinggal di sumba tapi tiap hari dengar dari keluarga, ada aja kasus pencurian/perampokan, mereka ga segan menyakiti korban lagi dgn bawa-bawa parang dan benda2 tajam…KEMANA AJA APARAT disana????????????????????? gimana wisatawan mau betah disana kalau ga aman????

  4. STEFANUS DAPPA said on Monday, May 25, 2009, 12:08

    orang melakukan pencurian,alasannya pasti karena lapar. Nah solusi dari pemkab sumba barat,APA? masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama,tapi pemerintah daerah yg lebih pegang peranan dalam hal ini. krn kasus kasus spt ini sudah lama sekali ada di masyarakat sumba barat pada umumnya. oleh krn itu kita sebagai warga sumba,marilah kita bersama sama memberikan solusi atau jalan keluarnya kepada pemkab sumba barat

  5. Marlyne said on Monday, June 1, 2009, 21:56

    Sejak saya kecil sampai sekarang saya tinggal di luar kota Sumba pun kasus pencurian bukan lagi suatu yang asink di telinga untuk di dengar.Saya tidak mengerti sebegitu miskinnya kah orang Sumba sampai harus mencuri segala! Bahkan barang milik saudara atau orang yang dikenal baikpun juga dicuri!! Dimana moral kita sebagai orank Sumba kalau kejadian ini sering didengar oleh orang luar Sumba.Apa lagi yang harus kita banggakan kalau pencuri ada dimana2.Bagaimana kota kita mau berkembang dan maju kalau sampai orang asli Sumbapun malas untuk tinggal di Sumba hanya karena kasus pencurian yang marak terjadi?!!!
    Sepertinya pihak aparat harus lebih BEKERJA KERAS untuk ini!!

  6. nuraini said on Thursday, June 18, 2009, 14:47

    saya orang sumba barat yang sekarang kul di MLG. kok bisa sieh skrg di SB makin byk pencurinya?????
    kasihan pendatang donggg!!!!
    bisa2 sumba ditinggalin ma pendatang cz takut ma para pencuri

  7. rambu said on Sunday, June 28, 2009, 10:37

    tak’s all,gue setuju dgn semua koment diatas.gmn org dr daerah lain betah tgl diSB,kl setiap hari ada aja kasus pencurian?????kl bgn trs kpn SB mau berubah&berkembang?????

  8. Michael Umbu zasa said on Saturday, August 8, 2009, 18:26

    Pencurian di Sumba ?????
    1. kalau alasan kelaparan saya agak ragukan. karena yang di curi bukan komodity yg berupa makanan sehari2 yg urgent dibutuhkan, tapi kebanyakan adalah ternak peliharaan , Kerbau, sapi ,Kuda dan Babi.
    2.Ada pencuri karena ada Penadanya / backing ( Elite ), orang2 ini dulu lah yang harus di awasi karena mereka kayaknya Kebal Hukum dan Pat Gulipat dgn aparat…Wassalam ???
    3.Kebutuhan Ternak Potong pada acara2 adat yang pada saat pemotongannya tidak mendapatkan pengawasan yang ketat dari aparat, sehingga dengan mudah dan cepat ternak curian ini lenyap sesaat karena sudah masuk ke priuk masing2.
    4.transaksi antar pulau akanperdagangan hewan2 ini tidak melalui 1 pintu keluar, Waikelo atau wgp karena banyak pelabuhan Tradisional yang tersebar di sepanjang Pantura Pulau Sumba yang tidak dalam pengawasan Aparat keamnan , sehingga dengan Perahu kecil kayu sudah dapat memberangkatkan ternak2 ini ke tengah lautan atau bahkan ke pulau seberang ( Bima dan flores , dalam hitungan 6 Jam saja.
    5 encurian hampir di seluruh muka bumi ini ada saja, hanya beda Intensitas, Motif dan Jenis barang curiannya, jadi kita tidak perlu pesimislah hanya gara2 itu terus Pulau Sumba Tanah Marapu jadi tidak di kunjungi oleh orang2 dari daerah luar, karena di Jakrta pun hampir setiap detik terjadi pencurian dengan berbagai tingkatan tetap saja jadi magnet bagi kebanyakan orang, jadi Pencurian dan kedatangan orang2 dari luar itu kasus dan topik serta upaya lain lagi yang harus kita upayakan. Tks. GBU all !!!

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Artikel Terbaru

    • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur
    • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
    • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur
    • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti
    • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur
    • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
    • Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti
    • Warga Kalaki Kambe, Desa Kadipada, Kecamatan Wewewa Barat Tewas
    • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
    • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
    • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
    • SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan
    • Xanana Tantang Kontraktor NTT
    • SK Lerik, Arsitek Kota KASIH
    • Hari Ini Jenazah SK Lerik Tiba di Kupang
    • NTT Punya 14 Bandara dan 42 Pelabuhan
    • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
    • Karnaval Memperingati HUT RI Ke-65
    • Mantan Walikota Kupang Meninggal Dunia
    • Jumlah Penduduk NTT 4,6 Juta
    • Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

Bali FLower Shop - Toko Bunga Online di BALI ....Buruan Discount 10%
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Wednesday, September 1, 2010 9:53 |60 views

WAIKABUBAK,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba  dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia  sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Thursday, September 2, 2010 17:47 |9 views

PENYAKIT sura yang selama ini menyerang hewan besar di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya mulai masuk ke wilayah Sumba Timur. Dalam sebulan terakhir ditemukan satu kasus di wilayah bagian barat Sumba Timur. Informasi  yang diperoleh Pos Kupang dari sumber yang berkompeten, Senin (30/8/2010), menyebutkan, sejauh ini baru ditemukan satu kasus ternak yang terserang penyakit sura. Namun hewan yang terjangkit penyakit sura itu langsung ditembak dan dikubur.  Lokasi di sekitar kubur  hewan yang terjangkit penyakit sura langsung dilokalisir dan diberi  vaksin. Sebelum penyakit  yang menyerang plasma darah itu memasuki Sumba Timur,  Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Thursday, August 26, 2010 18:59 |35 views

TAMBOLAKA, Warga di wilayah Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), khususnya yang mendiami wilayah sepanjang ruas jalan dari Polsek Loura hingga Bandara Tambolaka, serta ruas jalan dari pertigaan Pasar Inpres Tambolaka hingga Pelabuhan Weekelo merelakan sebagian tanah pekarangan rumahnya digusur demi perluasan jalan raya. Bahkan sebagian rumah dan kios terpaksa dibongkar karena terkena pelebaran jalan. Warga dengan kerelaannya membongkar sendiri dan memindahkan ke tempat yang aman setelah diukur petugas. Beberapa warga Loura yang enggan menyebutkan namanya ditemui di kediamannya di Tambolaka, Senin (23/8/2010), mengaku awalnya mereka keberatan dengan rencana perluasan jalan raya oleh pemerintah dengan ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Sunday, August 1, 2010 3:50 |108 views

Sumba Tengah,  Aparat Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru menghadang pekerja proyek jalan nasional di ruas jalan negara Kilometer (Km) 105,  tepatnya di lokasi hutan Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru di wilayah Sumba Tengah (Sumteng). Hal ini dibenarkan PPK Preservasi Jalan dan Jembatan Sumba Barat, Herman Koreh, ST, saat ditemui di Kupang, Kamis (29/7/2010). Herman  ditemui terkait realisasi fisik pekerjaan proyek tahun 2010 yang ditangani PPK di lintasan jalan nasional di wilayah perbatasan Sumba Barat dan Sumba Timur. Herman menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan  berkala berupa hotmix di Km 105, pihaknya sempat dihadang  aparat  Polhut  ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

Saturday, August 21, 2010 6:59 |79 views

KUPANG, SK Lerik (alm) telah membangun Kota Kupang dengan semangat kasih, menoreh banyak karya untuk kemajuan Kota Kupang. Untuk mengenang jasa-jasanya, Pemkot Kupang akan mengabadikan nama SK Lerik sebagai nama jalan di Kota Kupang. Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe mengatakan itu saat menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah SK Lerik di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka, Kupang, Jumat (20/8/2010). "Kepemimpinan SK Lerik sebagai walikota dua periode patut jadi model yang layak diteladani. Beliau adalah orang yang komit dan teguh dalam menjalankan tugas. Taat dan disiplin serta rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Walikota Adoe....

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur - 9 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, September 2, 2010 17:47
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar - 60 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:53
  • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur - 49 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:49
  • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti - 22 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:43
  • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur - 35 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, August 26, 2010 18:59

  • oetje: sukses ... buat Pater Robert .... dengan penuh har...
  • BENI: pak bos (Polisi).,.,. atur yang baik sedikit tu a...
  • BENI: Saya setuju Dan berharap Penerapan praktik pertani...
  • kristoforusbili: Wah....senang rasanya...ada orang Sumba Asli yang ...
  • kristoforusbili: Mantap!!! Lanjutkan perjuangannya Pak! N lebih cep...
  • rini bato: jelas aja semrawut............terminal sbg tempat ...
  • rini bato: Oh my GOD...........bayar hutang buat makan sendir...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010