• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Monday, February 6, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Pencurian di Sumba Barat Meresahkan Warga

1,997 views | Share ke Teman

pencuri_sumbaWAIKABUBAK, Pencurian di Sumba Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) makin meresahkan warga. Tidak hanya ternak sapi, tetapi pakaian dan jenis makanan tertentu yang dijemur di halaman rumah selalu hilang dalam sekejap.

Anggota Formasi Masyarakat Sipil Sumba Barat, Nyong Supusepa  di Waikabubak  mengatakan, kasus pencurian akhir-akhir ini makin meresahkan warga. Warga tidak tenang meninggalkan rumah atau ladang dan ternak tanpa pengawal. “Pakaian dinas polisi, baju seragam anak sekolah, pakaian dinas pegawai negeri, dan baju celana anak-anak selalu dicuri. Siang hari, saat pintu rumah tertutup sebentar saja, pakaian yang sedang dijemur di luar sudah hilang,” katanya.

Pelaku pencurian berkedok sebagai pemulung, penjual sayur dalam gerobak, tukang sol sepatu, penjual bakso, dan tukang sampah. Semua jenis barang yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga selalu dicuri. Ternak peliharaan masyarakat, seperti sapi, kerbau, kambing, anjing, dan babi, hilang dalam sekejap kalau tidak dijaga. Pelaku pencurian selalu bergerombol.

“Mereka kemungkinan menggunakan obat untuk menghilangkan jejak atau mengelabui pemilik. Kadang, pencurian dilakukan di dekat pemilik pun tidak dapat ditangkap,” katanya.

Kasus pencurian di Sumba Barat sudah berlangsung lama, tetapi terbatas pada ternak sapi, kerbau, kambing, dan babi. Akhir-akhir ini, jenis barang yang dicuri tidak hanya ternak, tetapi merambat sampai pakaian, makanan, bahan bangunan, dan kebutuhan lainnya.

Copyright: Kompas.com

Lihat Yang Lain :


  • Perangi Geng Pelajar Perempuan
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
  • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
  • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
  • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
  • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
  • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
  • Harga Melambung, Warga Minta OPM
  • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
  • Tanamkan Nilai Kejujuran pada Anak
  • Dewan Tanya Perkembangan Investasi di PDAM dan Merpati
  • Dewan Soroti Kinerja Dua Perusahaan
  • 285 Kuda Berpacu di Gelora Pada Eweta
  • Pimpinan SKPD Wajib Pelihara Kuda Pacu
  • Realisasi Pendapatan 101 Persen
  • PT Fathi Resources Didesak Keluar dari TN
  • Biarkan Masyarakat Membangun Desanya
  • 1 Tewas, 12 Rumah Dibakar
  • Polres Sumba Barat Gelar Aneka Lomba
  • Sumba Barat Siapkan Rp 8 M untuk Listrik Gratis
  • PLTMH Lapopu Mulai Dibangun
  • Bupati Pandango Tolak Tambang
  • Air Terjun Lapopu untuk PLTMH
  • Guru Terus Pacu Kualitas KBM
  • Kerusakan Jalan Negara Akibat Resapan Air
  • Bangun Budaya Ketahanan Pangan Lokal
  • Warga Kampung Sawah Bersihkan Lingkungan
  • 12 CPNSD 2010 Belum Dapat NIP
  • Beberapa titik jalan dalam Kota Waikabubak rusak parah
  • Sumba Barat Alokasikan ADD Rp 3,1 Miliar
  • Masa Jabatan Edy Samalati Diperpanjang
  • 13 Pelajar SMP Lamboya Tak Ikut UN
  • Stok Pangan di Sumba Barat Cukup
  • Hujan Berkepanjangan Hambat Panen Padi
  • Staf Larang Bupati Periksa Proyek
  • Tiga CPNSD di Sumbar Mengundurkan Diri
  • Mentri Kehutanan Larang Fathi Resources Tambang di Kawasan TN Manupeu Tana Daru
  • Pelaku Sodomi Diamankan
  • Kepala BPS Dituntut Satu Tahun Penjara
  • Menteri PDT Prihatin Kondisi SMA Karanu
  • Gugatan terhadap Kapolres Sumbar Berakhir Damai
  • Menteri PDT Kunjungi Sumba – Pacu Ekonomi, Janji Kucurkan Dana
  • DPRD Sumba Barat Bahas 15 Ranperda
  • Warga Wanokaka Sepakat Potong 5 Hewan
  • Kuburan Megalitik Kebanggaan Orang Sumba
  • Mobil Pemadam Kembali Layani Merpati
  • Bupati Sumba Barat Tarik Mobil Pemadam
  • Satpol PP Versus Polres Sumbar, BAP 8 Tersangka Dilimpahkan
  • Polres Sumbar Kalah Praperadilan – 8 Satpol PP Dibebaskan dari Sel
  • Delapan Satpol PP Gugat Kapolres Sumbar



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Pencurian di Sumba Barat Meresahkan Warga”

  1. Simon Nany said on Monday, April 13, 2009, 1:20

    Saya org Sumba yg tinggal di luar Sumba jg merasakan stigma itu, org sering mengatakan bahwa Sumba identik dgn pencurian dan perampokan…..maluuuuu…….kan…..
    Pemda dan aparat keamanan harus bertindak tegas (katanya ada oknum aparat yg kadang2 jd backing…apa iya?…). Pemerintah jg harus buat program ato kegiatan yg dpt membuka lapangan kerja terutama bagi tenaga kerja non formal bagi Ama-ina, umbu-rambu, kabani-warcoyo Sumba spy kebutuhan hidup dpt tercukupi dan tdk mencuri lagi..Selain itu pendidikan moral, etika dan keagamaan hrs ditingkatkan……Usul, buat regulasi ato kesepakatan adat utk mengurangi pesta2 adat yg memboroskan tp adat/budaya yg baik hrs dipertahankan krn itulah yg menjadikan Sumba eksotik…

  2. lexan said on Wednesday, April 29, 2009, 10:39

    Buat pemerintah terkait carilah solusi tepat untuk menangani masalah tersebut yang paling penting adalah perhatikan tingkat kesejateraan terutama untuk pangan, sebagai orang sumba kita semua tau kalau masalah utama yang menyebabkan hal tersebut terjadi. marilah kita mencari solusi yang tepat dan tidak menggunakan kekerasan terutama buat aparat keamanan yang selalu bertindak di atas kewajaran saat menangkap para pelaku..karena cara tersebut tidak akan menyelesaikan masalah ini….

  3. Erna said on Friday, May 1, 2009, 15:56

    setuju dengan 2 comment di atas, saya ga tinggal di sumba tapi tiap hari dengar dari keluarga, ada aja kasus pencurian/perampokan, mereka ga segan menyakiti korban lagi dgn bawa-bawa parang dan benda2 tajam…KEMANA AJA APARAT disana????????????????????? gimana wisatawan mau betah disana kalau ga aman????

  4. STEFANUS DAPPA said on Monday, May 25, 2009, 12:08

    orang melakukan pencurian,alasannya pasti karena lapar. Nah solusi dari pemkab sumba barat,APA? masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama,tapi pemerintah daerah yg lebih pegang peranan dalam hal ini. krn kasus kasus spt ini sudah lama sekali ada di masyarakat sumba barat pada umumnya. oleh krn itu kita sebagai warga sumba,marilah kita bersama sama memberikan solusi atau jalan keluarnya kepada pemkab sumba barat

  5. Marlyne said on Monday, June 1, 2009, 21:56

    Sejak saya kecil sampai sekarang saya tinggal di luar kota Sumba pun kasus pencurian bukan lagi suatu yang asink di telinga untuk di dengar.Saya tidak mengerti sebegitu miskinnya kah orang Sumba sampai harus mencuri segala! Bahkan barang milik saudara atau orang yang dikenal baikpun juga dicuri!! Dimana moral kita sebagai orank Sumba kalau kejadian ini sering didengar oleh orang luar Sumba.Apa lagi yang harus kita banggakan kalau pencuri ada dimana2.Bagaimana kota kita mau berkembang dan maju kalau sampai orang asli Sumbapun malas untuk tinggal di Sumba hanya karena kasus pencurian yang marak terjadi?!!!
    Sepertinya pihak aparat harus lebih BEKERJA KERAS untuk ini!!

  6. nuraini said on Thursday, June 18, 2009, 14:47

    saya orang sumba barat yang sekarang kul di MLG. kok bisa sieh skrg di SB makin byk pencurinya?????
    kasihan pendatang donggg!!!!
    bisa2 sumba ditinggalin ma pendatang cz takut ma para pencuri

  7. rambu said on Sunday, June 28, 2009, 10:37

    tak’s all,gue setuju dgn semua koment diatas.gmn org dr daerah lain betah tgl diSB,kl setiap hari ada aja kasus pencurian?????kl bgn trs kpn SB mau berubah&berkembang?????

  8. Michael Umbu zasa said on Saturday, August 8, 2009, 18:26

    Pencurian di Sumba ?????
    1. kalau alasan kelaparan saya agak ragukan. karena yang di curi bukan komodity yg berupa makanan sehari2 yg urgent dibutuhkan, tapi kebanyakan adalah ternak peliharaan , Kerbau, sapi ,Kuda dan Babi.
    2.Ada pencuri karena ada Penadanya / backing ( Elite ), orang2 ini dulu lah yang harus di awasi karena mereka kayaknya Kebal Hukum dan Pat Gulipat dgn aparat…Wassalam ???
    3.Kebutuhan Ternak Potong pada acara2 adat yang pada saat pemotongannya tidak mendapatkan pengawasan yang ketat dari aparat, sehingga dengan mudah dan cepat ternak curian ini lenyap sesaat karena sudah masuk ke priuk masing2.
    4.transaksi antar pulau akanperdagangan hewan2 ini tidak melalui 1 pintu keluar, Waikelo atau wgp karena banyak pelabuhan Tradisional yang tersebar di sepanjang Pantura Pulau Sumba yang tidak dalam pengawasan Aparat keamnan , sehingga dengan Perahu kecil kayu sudah dapat memberangkatkan ternak2 ini ke tengah lautan atau bahkan ke pulau seberang ( Bima dan flores , dalam hitungan 6 Jam saja.
    5 encurian hampir di seluruh muka bumi ini ada saja, hanya beda Intensitas, Motif dan Jenis barang curiannya, jadi kita tidak perlu pesimislah hanya gara2 itu terus Pulau Sumba Tanah Marapu jadi tidak di kunjungi oleh orang2 dari daerah luar, karena di Jakrta pun hampir setiap detik terjadi pencurian dengan berbagai tingkatan tetap saja jadi magnet bagi kebanyakan orang, jadi Pencurian dan kedatangan orang2 dari luar itu kasus dan topik serta upaya lain lagi yang harus kita upayakan. Tks. GBU all !!!

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,440 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,088 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,348 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |796 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |960 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 960 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,440 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 853 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,348 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,088 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010