Perangi Geng Pelajar Perempuan
WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

WAIKABUBAK, Perang tanding antarwarga dua desa di Sumba Barat meletus, Minggu (23/8/2009). Mete Kono alias Ama Wilu (40), warga Kampung Galimara, Desa Kelembu Kuni, Kecamatan Kota Waikabubak, tewas. Selanjutnya, Senin (24/8/2009) sekitar pukul 10.00 Wita, terjadi aksi pembakaran 10 unit rumah.
















yonita said on Thursday, September 3, 2009, 9:36
perang tru dhe..cobalah untuk menyelesaikan setiap pemasalah dengan kepala dingin dan jangan main hakim sendiri..serahkan setiap masalah pada pihak yang berwajib agar tercipta perdamain…jangan prang trus yang menyebabkan banyak kerugian..hidup damai lebih indah daripada hidup dalam perang..