• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Tuesday, September 7, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

Pipa Hanyut, Waingapu Krisis Air

Monday, February 15, 2010, 9:08 | 270 views

pipa-hanyutBANJIR besar di Kali Mbatakapidu, Sumba Timur, Minggu (14/2/2010) sore hingga malam, kembali menghanyutkan pipa jaringan air bersih di daerah itu. Jika sebelumnya hanya jaringan air bersih di Mbatakapidu, banjir kali ini juga merusak dan meluluhlantakkan jaringan air bersih milik PDAM dari sumber air di Km 10 yang selama ini menjadi penyanggah kebutuhan air bersih di Kota Waingapu dan sekitarnya.

Banjir Minggu sore juga menghanyutkan pipa di Mbatakapidu yang baru diperbaiki. Akibatnya, pasokan air bersih ke Waingapu dan sekitarnya yang direncanakan normal, Sabtu (20/2/2010) mendatang, kemungkinan besar belum akan terwujud.

Terganggunya jaringan air bersih di Km 10 ini menghentikan seluruh pasokan air bersih ke Ibu kota Kabupaten Sumba Timur tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat panik. Satu-satunya harapan masyarakat hanya dari mata air di Taman Wisata Matawai. Antrean panjang di lokasi mata air tersebut terjadi hampir setiap hari. Apalagi dalam tiga hari terakhir ketika pasokan air dari Km 10 juga terganggu.

Krisis air bersih ini juga memicu harga air kemasan di Kota Waingapu melonjak tajam. Air mineral dalam galon merk aquase yang sebelumnya Rp 21.000,00 naik menjadi Rp 25.000,00/galon. Sedangkan aquamor yang sebelumnya Rp 13.000,00 menjadi Rp 20.000,00/galon. Sedangkan layanan air bersih dengan mobil tangki selain harganya mencapai Rp 80.000,00/tangki (4000 liter), juga sulit didapat karena tingginya permintaan. Sebagian warga terpaksa minum air payau dari sumur karena sulitnya mendapat air bersih.

Selain jaringan air bersih, banjir pada Minggu sore juga menghanyutkan ternak warga. Berdasarkan informasi dari warga di sekitar lokasi banjir, ada dua ekor sapi dan tiga ekor kerbau yang hanyut dibawa banjir. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Hamakonda, langsung menggelar rapat dengan jajaran PDAM untuk membicarakan gangguan pasokan air bersih tersebut. Umbu Hamakonda juga langsung meninjau lokasi bencana. Hamakonda mengatakan, satu pipa di Km 10, Selasa (16/2/2010) hari ini sudah bisa berfungsi kembali. Namun dua pipa lainnya belum bisa berfungsi karena ada pipa yang hanyut terbawa banjir. (dea)

Copyright : Pos Kupang

Related Article :
  • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur
  • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur
  • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti
  • Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti
  • Karnaval Memperingati HUT RI Ke-65
  • Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi
  • Tambang Wanggameti Butuh Regulasi Pemetaan
  • Benih Jagung Bantuan FAO Rusak
  • Penghentian Tambang Wanggameti
  • Tambang Wanggameti: Berkat Bagi Kami…!
  • Tambang Wanggameti di Luar Taman Nasional



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Artikel Terbaru

    • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur
    • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
    • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur
    • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti
    • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur
    • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
    • Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti
    • Warga Kalaki Kambe, Desa Kadipada, Kecamatan Wewewa Barat Tewas
    • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
    • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
    • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
    • SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan
    • Xanana Tantang Kontraktor NTT
    • SK Lerik, Arsitek Kota KASIH
    • Hari Ini Jenazah SK Lerik Tiba di Kupang
    • NTT Punya 14 Bandara dan 42 Pelabuhan
    • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
    • Karnaval Memperingati HUT RI Ke-65
    • Mantan Walikota Kupang Meninggal Dunia
    • Jumlah Penduduk NTT 4,6 Juta
    • Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

Bali FLower Shop - Toko Bunga Online di BALI ....Buruan Discount 10%
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Wednesday, September 1, 2010 9:53 |86 views

WAIKABUBAK,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba  dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia  sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Thursday, September 2, 2010 17:47 |28 views

PENYAKIT sura yang selama ini menyerang hewan besar di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya mulai masuk ke wilayah Sumba Timur. Dalam sebulan terakhir ditemukan satu kasus di wilayah bagian barat Sumba Timur. Informasi  yang diperoleh Pos Kupang dari sumber yang berkompeten, Senin (30/8/2010), menyebutkan, sejauh ini baru ditemukan satu kasus ternak yang terserang penyakit sura. Namun hewan yang terjangkit penyakit sura itu langsung ditembak dan dikubur.  Lokasi di sekitar kubur  hewan yang terjangkit penyakit sura langsung dilokalisir dan diberi  vaksin. Sebelum penyakit  yang menyerang plasma darah itu memasuki Sumba Timur,  Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Thursday, August 26, 2010 18:59 |52 views

TAMBOLAKA, Warga di wilayah Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), khususnya yang mendiami wilayah sepanjang ruas jalan dari Polsek Loura hingga Bandara Tambolaka, serta ruas jalan dari pertigaan Pasar Inpres Tambolaka hingga Pelabuhan Weekelo merelakan sebagian tanah pekarangan rumahnya digusur demi perluasan jalan raya. Bahkan sebagian rumah dan kios terpaksa dibongkar karena terkena pelebaran jalan. Warga dengan kerelaannya membongkar sendiri dan memindahkan ke tempat yang aman setelah diukur petugas. Beberapa warga Loura yang enggan menyebutkan namanya ditemui di kediamannya di Tambolaka, Senin (23/8/2010), mengaku awalnya mereka keberatan dengan rencana perluasan jalan raya oleh pemerintah dengan ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Sunday, August 1, 2010 3:50 |120 views

Sumba Tengah,  Aparat Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru menghadang pekerja proyek jalan nasional di ruas jalan negara Kilometer (Km) 105,  tepatnya di lokasi hutan Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru di wilayah Sumba Tengah (Sumteng). Hal ini dibenarkan PPK Preservasi Jalan dan Jembatan Sumba Barat, Herman Koreh, ST, saat ditemui di Kupang, Kamis (29/7/2010). Herman  ditemui terkait realisasi fisik pekerjaan proyek tahun 2010 yang ditangani PPK di lintasan jalan nasional di wilayah perbatasan Sumba Barat dan Sumba Timur. Herman menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan  berkala berupa hotmix di Km 105, pihaknya sempat dihadang  aparat  Polhut  ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

Saturday, August 21, 2010 6:59 |91 views

KUPANG, SK Lerik (alm) telah membangun Kota Kupang dengan semangat kasih, menoreh banyak karya untuk kemajuan Kota Kupang. Untuk mengenang jasa-jasanya, Pemkot Kupang akan mengabadikan nama SK Lerik sebagai nama jalan di Kota Kupang. Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe mengatakan itu saat menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah SK Lerik di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka, Kupang, Jumat (20/8/2010). "Kepemimpinan SK Lerik sebagai walikota dua periode patut jadi model yang layak diteladani. Beliau adalah orang yang komit dan teguh dalam menjalankan tugas. Taat dan disiplin serta rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Walikota Adoe....

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur - 28 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, September 2, 2010 17:47
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar - 86 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:53
  • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur - 77 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:49
  • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti - 27 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:43
  • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur - 52 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, August 26, 2010 18:59

  • oetje: sukses ... buat Pater Robert .... dengan penuh har...
  • BENI: pak bos (Polisi).,.,. atur yang baik sedikit tu a...
  • BENI: Saya setuju Dan berharap Penerapan praktik pertani...
  • kristoforusbili: Wah....senang rasanya...ada orang Sumba Asli yang ...
  • kristoforusbili: Mantap!!! Lanjutkan perjuangannya Pak! N lebih cep...
  • rini bato: jelas aja semrawut............terminal sbg tempat ...
  • rini bato: Oh my GOD...........bayar hutang buat makan sendir...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010