• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Thursday, September 9, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

RCTI Targetkan Siaran Lokal Kupang 10 Persen

Saturday, February 20, 2010, 14:37 | 336 views

rctiKUPANG, Stasiun televisi swasta nasional RCTI dalam lima tahun ke depan menargetkan pencapaian siaran 10 persen konten lokal, dengan keberagaman informasi dari setiap wilayah di Indonesia.

Ini menyusul upaya untuk memperoleh izin dari Dirjen Pos dan Telekomunikasi guna memenuhi apa yang disebut sistem stasiun jaringan sesuai UU No 32/2002 tentang Penyiaran.

Sekretaris Korporasi RCTI, Gilang Iskandar, dalam rapat evaluasi dengar pendapat dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur di Kupang, Jumat, mengatakan, dalam siaran konten lokal tersebut, pihaknya berharap dapat membantu mempromosikan kekhasan dan keberagaman masyarakat Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dalam lima tahun ke depan, RCTI memiliki harapan untuk tetap menjadi stasiun TV nomor satu di Indonesia. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan memaksimalkan kualitas penyiaran baik di pusat maupun stasiun-stasiun jaringan di daerah,” kata Gilang.

Untuk mewujudkan target siaran tersebut, pihaknya telah mendesain program siaran berita, iklan, pendidikan, kebudayaan, olah raga, penerangan atau informasi, agama, hiburan dan musik. Namun, agar kemasan lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik siaran yang diinginkan pemirsa di daerah, RCTI membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk melalui forum rapat evaluasi dengar pendapat yang digelar bersama KPID Nusa Tenggara Timur.

Khusus siaran lokal di Nusa Tenggara Timur, dia menjelaskan, pihaknya memproyeksikan tidak akan meraup keuntungan selama empat tahun, karena tidak memiliki data tentang pangsa iklan di daerah. Lagipula, siaran yang disebut sistem stasiun jaringan merupakan hal baru, sehingga belum ada pengalaman untuk melakukan pembenahan.

Dalam hal pangsa iklan, tampaknya iklan dari Jakarta masih menjadi andalan utama dan dengan iklan nasional tersebut, siaran konten lokal bisa memperoleh semacam subsidi silang.

Dari proposal yang dimasukkan ke KPID Nusa Tenggara Timur, RCTI menyebut penghitungan bisnis tahun pertama dan kedua RCTI mengalami rugi hingga Rp1 miliar lebih, tahun ketiga kerugian turun menjadi Rp760 juta lebih, tahun keempat turun lagi menjadi Rp440 juta lebih dan pada tahun kelima baru bisa mulai meraup laba Rp566 juta lebih.

Sementara proyeksi pendapatan dari iklan dan pendapatan lain yang sah, tahun pertama mencapai Rp2,3 miliar lebih, tahun kedua Rp5,2 miliar lebih, tahun ketiga Rp5,7 miliar lebih, tahun keempat Rp6,2 miliar lebih dan tahun kelima Rp8,3 miliar lebih.

Guna mewujudkan siaran konten lokal tersebut, RCTI telah membentuk 14 “anak” perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri atas PT RCTI Satu untuk Jawa Barat dan Banten, PT RCTI Dua untuk Jawa Tengah dan Yogyakarta, PT RCTI Tiga untuk Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, PT RCTI Empat untuk Sumatera Utara dan Aceh, PT RCTI Lima untuk Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dan PT RCTI Enam untuk Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Sementara PT RCTI Tujuh untuk Bali dan NTB, PT RCTI Delapan untuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, PT RCTI Sembilan untuk Lampung dan Bengkulu, PT RCTI Sepuluh untuk Riau dan Kepulauan Riau, PT RCTI Sebelas untuk Sumatera Barat dan Jambi, PT RCTI Dua Belas untuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, PT RCTI Tiga Belas untuk Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah dan PT RCTI Empat Belas untuk Maluku dan Papua. (antara)

Copyright : Pos Kupang

Related Article :
  • SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan
  • Xanana Tantang Kontraktor NTT
  • SK Lerik, Arsitek Kota KASIH
  • Hari Ini Jenazah SK Lerik Tiba di Kupang
  • NTT Punya 14 Bandara dan 42 Pelabuhan
  • Mantan Walikota Kupang Meninggal Dunia
  • Jumlah Penduduk NTT 4,6 Juta
  • Guru Berprestasi Tunjukkan Keunggulan NTT
  • Pembakar Cafe RedboXX Surabaya Berkilah
  • Embung Lokujange Topang 400 Ha Sawah
  • Diprotes, Tambang Emas di Hutan Lindung NTT



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Artikel Terbaru

    • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur
    • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
    • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur
    • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti
    • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur
    • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
    • Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti
    • Warga Kalaki Kambe, Desa Kadipada, Kecamatan Wewewa Barat Tewas
    • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
    • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
    • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
    • SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan
    • Xanana Tantang Kontraktor NTT
    • SK Lerik, Arsitek Kota KASIH
    • Hari Ini Jenazah SK Lerik Tiba di Kupang
    • NTT Punya 14 Bandara dan 42 Pelabuhan
    • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
    • Karnaval Memperingati HUT RI Ke-65
    • Mantan Walikota Kupang Meninggal Dunia
    • Jumlah Penduduk NTT 4,6 Juta
    • Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

Bali FLower Shop - Toko Bunga Online di BALI ....Buruan Discount 10%
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Wednesday, September 1, 2010 9:53 |118 views

WAIKABUBAK,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba  dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia  sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Thursday, September 2, 2010 17:47 |51 views

PENYAKIT sura yang selama ini menyerang hewan besar di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya mulai masuk ke wilayah Sumba Timur. Dalam sebulan terakhir ditemukan satu kasus di wilayah bagian barat Sumba Timur. Informasi  yang diperoleh Pos Kupang dari sumber yang berkompeten, Senin (30/8/2010), menyebutkan, sejauh ini baru ditemukan satu kasus ternak yang terserang penyakit sura. Namun hewan yang terjangkit penyakit sura itu langsung ditembak dan dikubur.  Lokasi di sekitar kubur  hewan yang terjangkit penyakit sura langsung dilokalisir dan diberi  vaksin. Sebelum penyakit  yang menyerang plasma darah itu memasuki Sumba Timur,  Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Thursday, August 26, 2010 18:59 |62 views

TAMBOLAKA, Warga di wilayah Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), khususnya yang mendiami wilayah sepanjang ruas jalan dari Polsek Loura hingga Bandara Tambolaka, serta ruas jalan dari pertigaan Pasar Inpres Tambolaka hingga Pelabuhan Weekelo merelakan sebagian tanah pekarangan rumahnya digusur demi perluasan jalan raya. Bahkan sebagian rumah dan kios terpaksa dibongkar karena terkena pelebaran jalan. Warga dengan kerelaannya membongkar sendiri dan memindahkan ke tempat yang aman setelah diukur petugas. Beberapa warga Loura yang enggan menyebutkan namanya ditemui di kediamannya di Tambolaka, Senin (23/8/2010), mengaku awalnya mereka keberatan dengan rencana perluasan jalan raya oleh pemerintah dengan ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Sunday, August 1, 2010 3:50 |127 views

Sumba Tengah,  Aparat Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru menghadang pekerja proyek jalan nasional di ruas jalan negara Kilometer (Km) 105,  tepatnya di lokasi hutan Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru di wilayah Sumba Tengah (Sumteng). Hal ini dibenarkan PPK Preservasi Jalan dan Jembatan Sumba Barat, Herman Koreh, ST, saat ditemui di Kupang, Kamis (29/7/2010). Herman  ditemui terkait realisasi fisik pekerjaan proyek tahun 2010 yang ditangani PPK di lintasan jalan nasional di wilayah perbatasan Sumba Barat dan Sumba Timur. Herman menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan  berkala berupa hotmix di Km 105, pihaknya sempat dihadang  aparat  Polhut  ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

Saturday, August 21, 2010 6:59 |98 views

KUPANG, SK Lerik (alm) telah membangun Kota Kupang dengan semangat kasih, menoreh banyak karya untuk kemajuan Kota Kupang. Untuk mengenang jasa-jasanya, Pemkot Kupang akan mengabadikan nama SK Lerik sebagai nama jalan di Kota Kupang. Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe mengatakan itu saat menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah SK Lerik di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka, Kupang, Jumat (20/8/2010). "Kepemimpinan SK Lerik sebagai walikota dua periode patut jadi model yang layak diteladani. Beliau adalah orang yang komit dan teguh dalam menjalankan tugas. Taat dan disiplin serta rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Walikota Adoe....

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur - 51 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, September 2, 2010 17:47
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar - 118 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:53
  • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur - 104 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:49
  • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti - 37 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:43
  • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur - 62 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, August 26, 2010 18:59

  • oetje: sukses ... buat Pater Robert .... dengan penuh har...
  • BENI: pak bos (Polisi).,.,. atur yang baik sedikit tu a...
  • BENI: Saya setuju Dan berharap Penerapan praktik pertani...
  • kristoforusbili: Wah....senang rasanya...ada orang Sumba Asli yang ...
  • kristoforusbili: Mantap!!! Lanjutkan perjuangannya Pak! N lebih cep...
  • rini bato: jelas aja semrawut............terminal sbg tempat ...
  • rini bato: Oh my GOD...........bayar hutang buat makan sendir...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010