• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Tuesday, February 7, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Record attempt giving Sumba weavers new pride

1,043 views | Share ke Teman

muri.jpgThere was intense activity in the house of Hendrik Pali, 60, in Lambanapu, seven kilometers east of Waingapu, East Nusa Tenggara (NTT), with large tents being put up in the front yard in July.

While some people thought the father of six was getting ready for a party, Hendrik turned out to be preparing for a rare cultural event — the making of a 50-meter-long piece of handwoven cloth for making garments called hinggi East Sumba Regent Umbu Mehang Kunda kicked off the event on Aug. 23. The same day also saw the start of a similar event in Paung subdistrict, Melo, which is 60 km south of Waingapu.The Lambanapu weavers are aiming to complete the length of cloth by the third week of December.

“”This is a first for our community and it’s a major event for East Sumba people and for the nation in general, which demands hard work and great responsibility,”" Hendrik said at his home.

ikats.jpg

Though it is an East Sumba regency administration project, Hendrik’s home is the place where the cloth will be made and stored.

The choice of location, according to Sylvi A. Anggraini, the chairwoman of the National Handicraft Council for East Sumba, is due to the fact that Hendrik and his Ori Angu Studio are creative, dynamic, productive and experienced.

“”I noticed Pak Hendrik was very creative in weaving motifs. The weavers there are skilled at giving old designs a contemporary twist,”" she said.

Sylvi said the project was aimed at rebuilding people’s pride in Sumba and its textiles.

In the eyes of this Javanese woman, East Sumba’s woven material is beautiful but hard to sell.

“”Due to poor promotion, so few people can identify Sumba cloth,”" she said.

With this in mind, Jaya Suprana from the Indonesian Museum of Records (MURI) challenged Sylvi and her team to produce a 100-meter-long stretch of East Sumba traditional cloth during an exhibition of the region’s woven products at Jakarta’s Bentara Budaya in April. Sylvi could not resist.

Source : http://www.thejakartapost.com

“”My peers agreed and enthusiastically joined hands to begin the project,”" she said.

Sylvi hopes that through this effort, Sumba will also be better known abroad.

“”This event will contribute to the economy of East Sumba and hopefully make it more famous, as many people mistake the culturally rich Sumba for Sumbawa,”" said Sylvi, who is married to Regent Mehang Kunda.

It takes a relatively long time to make a piece of Sumba fabric even at the usual size of 140 by 250 centimeters. Ten people may need six months to produce four top-quality pieces, which can be sold for Rp 300,000 to Rp 3 million a piece. Each weaver gets Rp 120,000 to Rp 1.2 million from making the four lengths of material. But the work is done on a part-time basis, lasting one to two hours daily.

It is therefore beneficial to boost the promotion of Sumba woven material so that with increasing public demand, the income of craftspeople will be increased. While the conventional size is already difficult to make, it is even more so in the case of weaving a record-breaking length.

This mammoth task involves 60 people, 16 rolls of yarn, 15 liters of blue dye, 15 kilograms of candlenuts, lobha tree bark and leaves, mengkudu shrub roots and other ingredients.

Other than the yarn and dye, all the raw components have to be found in remote areas and are now getting scarcer.

The cost of making the 50-meter length of cloth has been estimated at Rp 35 million.

“”It will make me happy to get a lot of people and other nations more acquainted with Sumba,”" said project manager Hendrik when asked what he personally hoped to gain from the project.

Lihat Yang Lain :


  • Perangi Geng Pelajar Perempuan
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
  • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
  • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
  • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
  • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
  • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
  • Harga Melambung, Warga Minta OPM
  • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
  • Tanamkan Nilai Kejujuran pada Anak
  • Dewan Tanya Perkembangan Investasi di PDAM dan Merpati
  • Dewan Soroti Kinerja Dua Perusahaan
  • 285 Kuda Berpacu di Gelora Pada Eweta
  • Pimpinan SKPD Wajib Pelihara Kuda Pacu
  • Realisasi Pendapatan 101 Persen
  • PT Fathi Resources Didesak Keluar dari TN
  • Biarkan Masyarakat Membangun Desanya
  • 1 Tewas, 12 Rumah Dibakar
  • Polres Sumba Barat Gelar Aneka Lomba
  • Sumba Barat Siapkan Rp 8 M untuk Listrik Gratis
  • PLTMH Lapopu Mulai Dibangun
  • Bupati Pandango Tolak Tambang
  • Air Terjun Lapopu untuk PLTMH
  • Guru Terus Pacu Kualitas KBM
  • Kerusakan Jalan Negara Akibat Resapan Air
  • Bangun Budaya Ketahanan Pangan Lokal
  • Warga Kampung Sawah Bersihkan Lingkungan
  • 12 CPNSD 2010 Belum Dapat NIP
  • Beberapa titik jalan dalam Kota Waikabubak rusak parah
  • Sumba Barat Alokasikan ADD Rp 3,1 Miliar
  • Masa Jabatan Edy Samalati Diperpanjang
  • 13 Pelajar SMP Lamboya Tak Ikut UN
  • Stok Pangan di Sumba Barat Cukup
  • Hujan Berkepanjangan Hambat Panen Padi
  • Staf Larang Bupati Periksa Proyek
  • Tiga CPNSD di Sumbar Mengundurkan Diri
  • Mentri Kehutanan Larang Fathi Resources Tambang di Kawasan TN Manupeu Tana Daru
  • Pelaku Sodomi Diamankan
  • Kepala BPS Dituntut Satu Tahun Penjara
  • Menteri PDT Prihatin Kondisi SMA Karanu
  • Gugatan terhadap Kapolres Sumbar Berakhir Damai
  • Menteri PDT Kunjungi Sumba – Pacu Ekonomi, Janji Kucurkan Dana
  • DPRD Sumba Barat Bahas 15 Ranperda
  • Warga Wanokaka Sepakat Potong 5 Hewan
  • Kuburan Megalitik Kebanggaan Orang Sumba
  • Mobil Pemadam Kembali Layani Merpati
  • Bupati Sumba Barat Tarik Mobil Pemadam
  • Satpol PP Versus Polres Sumbar, BAP 8 Tersangka Dilimpahkan
  • Polres Sumbar Kalah Praperadilan – 8 Satpol PP Dibebaskan dari Sel
  • Delapan Satpol PP Gugat Kapolres Sumbar



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,448 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,092 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,356 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |800 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |964 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 964 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,448 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 861 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,356 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,092 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010