Perangi Geng Pelajar Perempuan
WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...


















Junior said on Thursday, February 26, 2009, 6:11
Komentar Anda :
Bagussss banget…
aLanjutkan Yach. Memang budaya sumba wajib dilestarikan dan jaga dipublikasikan supaya diketahui kalo sumba punya banyak budaya yang bajib dikenal dan diketahui….
Michael Umbu zasa said on Saturday, August 8, 2009, 18:02
Belum ada kata terlambat karena upaya ini lebih mulia daripada tidak sama sekali dan mudah2an Pemda juga memberi dukungan yang memadai karena dengan budaya inilah, Jatidiri orang sumba bisa dipertahankan, kami di Jakarta dengan segala keterbatasan waktu, tenaga dan Dana tetap konsisten untuk tetap menarikan tarian2 tradisional Sumba dan NTT pada umunya di bawah naungan sanggar Flobamora – Jakarta.
ira said on Monday, March 1, 2010, 11:52
wow….keren nie….
smg dgn adax lembaga ini bs lebih mengangkat sumba,,,,
kmi siap membantu klw dbthkan……
chayo Pater Robert
oetje said on Sunday, August 29, 2010, 3:56
sukses … buat Pater Robert …. dengan penuh harap dg budaya bisa mengangkat menjadi sarana menuju kesejahteraan sumba … salam dari solo …