• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Tuesday, February 7, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Redemptoris Bentuk Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya

1,643 views | Share ke Teman

WEETEBULA, PK- Komunitas Redemptoris Sumba menggagas membentuk Lembaga Studi dan Pelestarian Kebudayaan di Kalembu Nga’banga. Misinya, melakukan studi dan penelitian, pengkajian dan sintesa yang berkaitan dengan budaya asli Sumba. Hasil-hasil sintesa budaya dipublikasikan kepada masyarakat melalui buletin.
Pater Robert Ramone, C.Ss.R, sebagai penggagas berdirinya lembaga ini, kepada Pos Kupang di Rumah Retret Santo Alfonsus-Weetebula, Sabtu (30/8/2008), menjelaskan, keinginan Redemptoris untuk membentuk lembaga pengkajian budaya ini telah diusulkan dalam sidang kapitel dan ditanggapi positif. “Provinsial Redemptoris Indonesia, Pater Sebastianus Ani Dato, C.Ss.R, sangat mendukungnya. Demikian juga pemerintah dan DPRD Sumba Barat Daya (SBD),” ujar Pater Robert.

Pater Robert secara sekilas menyebut latarbelakang berdirinya lembaga ini didasari keprihatinan Redemptoris terhadap degradasi nilai-nilai budaya (Sumba) yang mulai luntur dan kendur, seperti gaya hidup bebas.
“Ada sinyal bahaya orang tercabut dari akar budayanya dan menggantinya dengan kebudayaan baru yang tidak sepenuhnya cocok atau diterima oleh masyarakat umum. Dengan adanya lembaga ini, kita harapkan budaya Sumba dapat dilestarikan dan pada akhirnya memberi dampak positif bagi masyarakat luas,” katanya.
Pater Robert juga menjelaskan cara kerja lembaga ini dengan membentuk net work (rekan kerja) di beberapa daerah/suku yang dipandang mempunyai situs sejarah atau kebudayaan. Konsekwensinya, personalia lembaga adalah orang-orang berkompeten dalam bidang bahasa setempat dan mempunyai daya nalar yang bagus. Dan, katanya, di atas semuanya, rekan kerja itu harus seorang pencinta kebudayaan dan mau bekerja sama dengan rekan kerja lain, bukan single fighter.
Menurutnya, hasil-hasil sintesa kebudayaan yang dilakukan lembaga ini dipublikasikan kepada masyarakat luas dengan menerbitkan buletin Lembaga Studi dan Pelestarian Kebudayaan.
Kapan realisasi pembangunan fisik berupa gedung 10 x 12 m2 di Kalembu Nga’banga, Pater Robert menginginkan secepatnya. “Sudah ada mitra dari Belanda yang mau membantu dan bekerja sama. Kita juga membutuhkan bantuan dari donatur lainnya yang peduli terhadap pengembangan budaya Sumba. Saya bermimpi lembaga ini bisa menjadi sumbangan gereja dalam hal inkulturasi budaya serta menjadi pusat informasi turis dan kultur. Ada juga unsur museumnya,” tutur Pater Robert.
Wujud keseriusan Redemptoris mengelola lembaga ini, tutur Pater Robert, dua orang pastor redemptoris akan belajar antropologi/sosiologi di Roma atau Filipina. (eni)

Sumber : Pos Kupang

Lihat Yang Lain :


  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
  • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
  • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
  • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
  • Retribusi Parkir Belum Ditarik
  • Beri Sepeda Motor Operasional
  • Jualan di Jalan Supaya Laku
  • Perampok Jadi Satpol PP
  • Tentara, Polisi dan Umat Gotong Royong di Masjid
  • Angkot, Peluang yang Terabaikan
  • Terminal Tipe B Akan Dibangun di Tambolaka
  • Bentrok di SBD, Lima Tewas
  • Wano Rongo di Kab. SBD berubah Jadi Kampung Mati
  • Nelayan Pero Dianiaya Warga Mambang
  • Sumba Barat Daya Kalahkan Kota Kupang
  • Marthin Bili Robaka dilantik menjadi anggota DPRD Sumba Barat Daya
  • Hutan Lolo Ate Terancam Punah
  • DPRD Desak Tindak Oknum KRPH
  • Proposal dari Webar Masih Diverifikasi
  • Sumba Barat Daya Cocok Kembangkan Ternak Kecil
  • Dua Pembunuh di Sumba Barat Daya Dibekuk
  • Menteri PDT Kunjungi Sumba – Pacu Ekonomi, Janji Kucurkan Dana
  • Jaksa Lidik Proyek PLTS Rp 1,5 M
  • DPRD Pertanyakan Proyek Irigasi Kerepamba
  • Bangunan Pasar 40 Persen Di-PHO
  • Cegah Pemboman Ikan di Weekeloh
  • Gedung Puspem Sumba Barat Daya Rusak
  • Uskup Weetabula Soroti Korupsi
  • Oknum Polisi Catut Jaksa Minta Uang
  • Pelantikan Pejabat Eselon II diLingkup Pemkab Sumba Barat Daya
  • Pelabuhan Weekelo Dapat Disinggahi Kapal Pelni
  • Siswa Marsudirini KBM di Gudang
  • Menjadikan SBD sebagai pintu masuk pariwisata di Pulau Sumba
  • Gubernur Resmikan Perkantoran Sumba Barat Daya
  • Pendekatan Moral Bagi Tindakan Kejahatan Di SBD
  • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur
  • Warga Kalaki Kambe, Desa Kadipada, Kecamatan Wewewa Barat Tewas
  • Pemda SBD Berjuang Tambah Lintasan Feri
  • KSR PMI Cabang Sumba Barat Daya Mulai Beraksi
  • Warga Desak Perbaiki Ruas Matakapore – Bondo Kodi
  • DPRD SBD Hutang Makanan Rp 78 Juta
  • Warga Wewewa Minta SMK Pertanian
  • Dua Kades Diduga Selewengkan KUBE
  • Kasau Dinobatkan Sebagai Panglima Perang Adat Sumba Barat Daya NTT
  • Rp 1,3 M untuk Pembebasan Tanah Jalan
  • Arus Lalu Lintas di Weetebula Semrawut
  • 50 KK Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni
  • Meninggalnya Tahanan di Polsek
  • SDI Wowara Kekurangan Ruangan Kelas
  • Boeing 737 Seri 200 Mendarat Mulus di Bandara Tambolaka



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Responses to “Redemptoris Bentuk Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya”

  1. Junior said on Thursday, February 26, 2009, 6:11

    Komentar Anda :
    Bagussss banget…
    aLanjutkan Yach. Memang budaya sumba wajib dilestarikan dan jaga dipublikasikan supaya diketahui kalo sumba punya banyak budaya yang bajib dikenal dan diketahui….

  2. Michael Umbu zasa said on Saturday, August 8, 2009, 18:02

    Belum ada kata terlambat karena upaya ini lebih mulia daripada tidak sama sekali dan mudah2an Pemda juga memberi dukungan yang memadai karena dengan budaya inilah, Jatidiri orang sumba bisa dipertahankan, kami di Jakarta dengan segala keterbatasan waktu, tenaga dan Dana tetap konsisten untuk tetap menarikan tarian2 tradisional Sumba dan NTT pada umunya di bawah naungan sanggar Flobamora – Jakarta.

  3. ira said on Monday, March 1, 2010, 11:52

    wow….keren nie….
    smg dgn adax lembaga ini bs lebih mengangkat sumba,,,,
    kmi siap membantu klw dbthkan……
    chayo Pater Robert

  4. oetje said on Sunday, August 29, 2010, 3:56

    sukses … buat Pater Robert …. dengan penuh harap dg budaya bisa mengangkat  menjadi sarana menuju kesejahteraan sumba … salam dari solo …

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,448 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,092 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,356 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |801 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |964 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 964 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,448 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 861 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,356 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,092 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010