• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Friday, September 3, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

Sumba Barat Dukung Beli Pesawat

Saturday, October 31, 2009, 19:19 | 771 views

WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat mendukung jika Pemerintah Propinsi NTT membeli pesawat sendiri guna melayani kebutuhan penerbangan di NTT.

Selain agar tidak terjadi monopoli oleh airline tertentu, dengan memiliki pesawat sendiri Pemprop NTT juga bisa menangguk untung dari usaha penerbangan.

Kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2009), Wakil Bupati Sumba Barat, Toda Lero, Ora, S.H, mengatakan, wacana agar Pemprop NTT membeli pesawat sendiri dengan menggandeng semua kabupaten di NTT perlu didukung. “Perlu didukung mengingat belakangan kondisi transportasi NTT, baik laut maupun udara nyaris lumpuh total akibat tidak beroperasinya sejumlah kapal milik PT Pelni dan tiga pesawat TransNusa mengalami gangguan teknis,” kata Lero Ora.

Menurut Lero Ora, saat ini animo masyarakat NTT menggunakan jasa penerbangan cukup tinggi. Ironisnya, armada pesawat yang khusus menerbangi kota-kota di NTT  sangat terbatas. Akibatnya, terjadi monopoli tarif pesawat sehingga harga tiket pesawat dalam wilayah regional NTT lebih mahal ketimbang penerbangan ke luar NTT.

Lero Ora mengajak semua pihak melihat kebutuhan memiliki pesawat sendiri sudah sangat mendesak dan urgen. Dengan memiliki pesawat sendiri, kata Lero Ora, persoalan transportasi di NTT bisa diatasi dan dengan demikian geliat pembangunan di NTT berjalan lebih lancar.  Hanya saja, kata Lero Ora, perlu dipikirkan pengelolaan pesawat tersebut harus dilakukan oleh sebuah managemen yang profesional. Dengan demikian keberadaan pesawat tersebut benar-benar berguna bagi perkembangan pembangunan daerah ini, dan bukan sebaliknya gulung tikar.

“Kita bisa mengaca kepada pengelolaan beberapa perusahaan daerah di NTT yang tak kunjung memberi perkembangan usaha yang signifikan. Jangan sampai nasib pengelolaan pesawat sama seperti pengelolaan beberapa perusahaan daerah di NTT sebagaimana terjadi di bumi Flobamora sekarang. Karena itu perlu dipikirkan pula ketersediaan SDM yang profesional agar pengelolaan pesawat berjalan baik,” kata Lero Ora.

Jika SDM tidak memadai, kata Lero Ora, Pemprop NTT bisa menjalin kerja sama operasional (KSO) dengan manejemen penerbangan lain, sehingga menjadi lebih profesional. Lero Ora mencontohkan KSO antara Pemkab Sumba Barat dan Sumba Timur dengan  Managemen PT Merpati Nusantara Airlines (PT MNA) yang sudah berlangsung beberapa tahun terakhir ini.

Pilih KSO
Jika Pemkab Sumbar setuju menyertakan sharing dana untuk membeli pesawat, maka Pemkab Sumba Timur (Sumtim) lebih memilih kerja sama operasional (KSO) dengan operator penerbangan nasional untuk mengatasi masalah transportasi udara.  Apalagi kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dengan salah satu penerbangan nasional yakni PT Merpati Nusantara Airlines selama ini telah memberikan keuntungan bagi daerah itu. Keuntungan tidak saja dari sisi kemudahan akses transportasi tetapi juga peningkatan PAD uang yang diinvestasikan di perusahaan penerbangan tersebut.

Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, yang ditemui di sela-sela peresmian Gedung Pusat Pelatihan Klinik Primer di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Selasa (27/10/2009) siang, mengatakan, kerja sama Pemkab Sumtim  dengan PT Merpati Nusantara Airlines sudah memasuki tahun ketiga dan akan berakhir 2011. “Kedudukan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur di situ sebagai investor karena menginvestasikan uangnya senilai Rp 10 miliar. Uang itu tidak hilang tetapi dikembalikan dalam tempo lima tahun dengan total uang yang dikembalikan ke pemerintah daerah minimal Rp 10,2 miliar atau Rp 13,8 miliar. Jadi uang pemerintah yang dinvestasikan di PT MNA tidak hilang,” kata Gidion.

Dishub setuju
Wacana membeli pesawat sendiri disetuju Dinas Perhubungan (Dishub) NTT. “Saya setuju itu. Nanti kita bicarakan dengan  DPRD NTT dalam sidang-sidang resmi. Saya akan memberikan telaahan kepada Pak Gubernur agar wacana yang digulir Dewan bisa disikapi pemerintah melalui alokasi anggaran,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTT,  Drs. Gulam Husain, di Kantor  Gubernur NTT,  Senin (26/10/2009).

Gulam mengatakan itu menjawab Pos Kupang soal  wacana pembelian pesawat atau KSO oleh Ketua Fraksi Golkar, Hendrik Rawambaku, Ketua Fraksi PDIP, John Umbu Deta, dan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Gabriel Suku Kotan.
Menurut Gulam, rencana membeli pesawat  cukup rasional, karena NTT merupakan propinsi kepulauan, sehingga dibutuhkan kerja sama dengan pemerintah dari kabupaten/kota. Untuk membeli pesawat, kata Gulam,  butuh dana yang cukup besar, sehingga perlu ada sharring dana dengan kabupaten/kota. Harga satu pesawat  mencapai Rp 60 miliar sampai Rp 70 miliar. (pet/dea/gem)*pos-kupang

Related Article :
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
  • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
  • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
  • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
  • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
  • Panwaslukada Kab. Sumba Barat Nyatakan Tidak Ada Laporan Selama Pemilukada
  • Petugas BTN Manupeu Bantah Usir Warga
  • Kajari Sumbar Periksa Gedung BPS
  • Access Tingkatkan Partisipasi Rakyat Sipil
  • Jubilate Pandango dan Reko Deta Terpilih Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Periode 2010 – 2015
  • Polisi tangkap pelaku pembakaran Cafe RedboXX Surabaya



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “Sumba Barat Dukung Beli Pesawat”

  1. Michael Umbu Zasa said on Thursday, November 5, 2009, 22:13

    Adanya semangat dan Dukungan untuk membeli pesawat milik pemda NTT itu hal yang baik, tapi dengan harga beli paling murah 70 M satu unit pesawat belum persiapan kantor dan SDM pengelolanya serta resiko yang begitu besar atas kecelakaan karena kurang telaten nya orang2 yang mengelolanya , maka alangkah lebih baiknya Pemda NTT berpikir dan berupaya untuk pengadaan Sarana Transportasi Laut yang lebih baik : Kapal JET Cepat, sarana ini yang paling dibutuhkan oleh masyarakat NTT pada umunya karena Biaya / Ongkos tiketnya yang terjangkau oleh masyarakat kecil menengah. NTT di kelilingi Laut seharusnya kita berfikir untuk memanfaatkan sumber daya yang kita miliki yaitu L A U T ; Kapal Cepat Executive itu lah yang paling dibutuhkan masyarakat NTT, sehingga orang dari Flores bisa ke Sumba dalam waktu 4 Jam, Pegawai dari Kupang ke Flores bisa tempuh 3 Jam dan sebaliknya setiap hari harus ada Jadwal perjalanannya dengan Biaya tiket yang terjangkau masyarakat luas.

  2. pieter daro said on Friday, November 6, 2009, 14:03

    100% saya sangat senang setelah membaca pernyaataan di atas,karena dengan demikian Perekonomian di NTT bisa di atur sendiri
    karena selama ini Pemerintahan yang lebih tinggi lebih memperhatikan wilayah yang sudah maju
    seperti; di daerah Jawa

  3. aninda said on Thursday, December 10, 2009, 23:33

    berbahagia mendengar kabar gembira ini…!! semoga bisa cepat terealisasikan, monopoli yd dilakukan oleh pihak swasta sangat memberatkan bagi kami yang ingin berkunjung ke NTT. mohon diperhatikan..

  4. laskar zoemba said on Monday, December 28, 2009, 4:28

    sangat bagus untuk perkembangan sumba barat ke depan,karna kabupaten yang mau maju pasti akan memperhatikan sarana transportasinya ini merupakan salah stu syarat.
    but….kita harus ingat juga
    masih banyak masyarakat kita yang terlantar
    jadi harus seimbang dong…..

  5. frederick said on Saturday, January 30, 2010, 12:36

    ide yg bgs sbnrnya bt mengembangkan perekonomian di NTT tpi harus dilihat dlu ap benar masyarakat NTT bnr2 membutuhkan sarana transportasi udara tersebut??klo menurut sy alangkah baiknya dana yg ada digunakan dulu untuk memperbaiki sarana transportasi yg ad saat ini seperti jln ate dermaga yg tdk memenuhi standard nasional….jika pemerintah NTT tetap membeli pesawat alangkah baiknya melihat dl apa pesawatnya msh memenuhi standard penerbangan atau tdk mksdnya umur pesawat tersebut ap msh layak jgn dilihat murahnya sj…. tpi apapun untuk memajukan NTT sy sgt mendukung,makasih

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Artikel Terbaru

    • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur
    • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
    • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur
    • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti
    • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur
    • MK Tolak Permohonan PHPU Kab. Sumba Barat
    • Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti
    • Warga Kalaki Kambe, Desa Kadipada, Kecamatan Wewewa Barat Tewas
    • MK Tolak Gugatan Sengketa Pemilukada Sumba Barat
    • Hasil Pemilukada Putaran Kedua Sumba Barat Digugat ke MK
    • Sidang Ke 2 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Sumba Barat Di gelar Dalam 2 Sesi
    • SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan
    • Xanana Tantang Kontraktor NTT
    • SK Lerik, Arsitek Kota KASIH
    • Hari Ini Jenazah SK Lerik Tiba di Kupang
    • NTT Punya 14 Bandara dan 42 Pelabuhan
    • Ignatius-Maria Harumkan Nama NTT
    • Karnaval Memperingati HUT RI Ke-65
    • Mantan Walikota Kupang Meninggal Dunia
    • Jumlah Penduduk NTT 4,6 Juta
    • Bupati Sumba Timur Dilaporkan ke Polisi
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

Bali FLower Shop - Toko Bunga Online di BALI ....Buruan Discount 10%
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar

Wednesday, September 1, 2010 9:53 |60 views

WAIKABUBAK,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba  dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010. Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik. Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010). Ia  sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Penyakit Sura Masuk Sumba Timur

Thursday, September 2, 2010 17:47 |9 views

PENYAKIT sura yang selama ini menyerang hewan besar di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya mulai masuk ke wilayah Sumba Timur. Dalam sebulan terakhir ditemukan satu kasus di wilayah bagian barat Sumba Timur. Informasi  yang diperoleh Pos Kupang dari sumber yang berkompeten, Senin (30/8/2010), menyebutkan, sejauh ini baru ditemukan satu kasus ternak yang terserang penyakit sura. Namun hewan yang terjangkit penyakit sura itu langsung ditembak dan dikubur.  Lokasi di sekitar kubur  hewan yang terjangkit penyakit sura langsung dilokalisir dan diberi  vaksin. Sebelum penyakit  yang menyerang plasma darah itu memasuki Sumba Timur,  Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur

Thursday, August 26, 2010 18:59 |35 views

TAMBOLAKA, Warga di wilayah Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), khususnya yang mendiami wilayah sepanjang ruas jalan dari Polsek Loura hingga Bandara Tambolaka, serta ruas jalan dari pertigaan Pasar Inpres Tambolaka hingga Pelabuhan Weekelo merelakan sebagian tanah pekarangan rumahnya digusur demi perluasan jalan raya. Bahkan sebagian rumah dan kios terpaksa dibongkar karena terkena pelebaran jalan. Warga dengan kerelaannya membongkar sendiri dan memindahkan ke tempat yang aman setelah diukur petugas. Beberapa warga Loura yang enggan menyebutkan namanya ditemui di kediamannya di Tambolaka, Senin (23/8/2010), mengaku awalnya mereka keberatan dengan rencana perluasan jalan raya oleh pemerintah dengan ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Polhut Hadang Pekerja Jalan di Sumba Tengah

Sunday, August 1, 2010 3:50 |108 views

Sumba Tengah,  Aparat Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru menghadang pekerja proyek jalan nasional di ruas jalan negara Kilometer (Km) 105,  tepatnya di lokasi hutan Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru di wilayah Sumba Tengah (Sumteng). Hal ini dibenarkan PPK Preservasi Jalan dan Jembatan Sumba Barat, Herman Koreh, ST, saat ditemui di Kupang, Kamis (29/7/2010). Herman  ditemui terkait realisasi fisik pekerjaan proyek tahun 2010 yang ditangani PPK di lintasan jalan nasional di wilayah perbatasan Sumba Barat dan Sumba Timur. Herman menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan  berkala berupa hotmix di Km 105, pihaknya sempat dihadang  aparat  Polhut  ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

SK Lerik Diabadikan Sebagai Nama Jalan

Saturday, August 21, 2010 6:59 |79 views

KUPANG, SK Lerik (alm) telah membangun Kota Kupang dengan semangat kasih, menoreh banyak karya untuk kemajuan Kota Kupang. Untuk mengenang jasa-jasanya, Pemkot Kupang akan mengabadikan nama SK Lerik sebagai nama jalan di Kota Kupang. Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe mengatakan itu saat menjadi inspektur upacara pemakaman jenazah SK Lerik di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka, Kupang, Jumat (20/8/2010). "Kepemimpinan SK Lerik sebagai walikota dua periode patut jadi model yang layak diteladani. Beliau adalah orang yang komit dan teguh dalam menjalankan tugas. Taat dan disiplin serta rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Walikota Adoe....

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Penyakit Sura Masuk Sumba Timur - 9 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, September 2, 2010 17:47
  • Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar - 60 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:53
  • Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Sumba Timur - 49 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:49
  • Klarifikasi Tapal Batas Wanggameti - 22 views Dengan 0 Komentar Sejak Wednesday, September 1, 2010 9:43
  • Pekarangan Rumah Warga Loura Digusur - 35 views Dengan 0 Komentar Sejak Thursday, August 26, 2010 18:59

  • oetje: sukses ... buat Pater Robert .... dengan penuh har...
  • BENI: pak bos (Polisi).,.,. atur yang baik sedikit tu a...
  • BENI: Saya setuju Dan berharap Penerapan praktik pertani...
  • kristoforusbili: Wah....senang rasanya...ada orang Sumba Asli yang ...
  • kristoforusbili: Mantap!!! Lanjutkan perjuangannya Pak! N lebih cep...
  • rini bato: jelas aja semrawut............terminal sbg tempat ...
  • rini bato: Oh my GOD...........bayar hutang buat makan sendir...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010