Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa
WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat (Sumbar melalui tim gabungan terdiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas), Viktor Umbu Sulung, Camat Kota Waikabubak, David Buningani, Lurah Komerda, Oktavianus Dappa Ngago, S.Ip, Kepala Satpol PP, Pua Manung Sape, Kabag Tatapem, Imanuel Ani, serta beberapa staf kelurahan setempat, Jumat (5/3/2010), menertibkan kegiatan Persekutuan Doa `Bukti Kasih' yang beralamat di jalan Bhayangkara Kota Waikabubak, Kabupaten Sumbar. Pasalnya, keberadannya persekutuan doa ini dinilai ilegal. Penertiban kegiatan Persekutuan Doa Pelajar dan Mahasiswa Bukit Kasih dilakukan ...

WAIKABUBAK, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat mendukung jika Pemerintah Propinsi NTT membeli pesawat sendiri guna melayani kebutuhan penerbangan di NTT.


























































Michael Umbu Zasa said on Thursday, November 5, 2009, 22:13
Adanya semangat dan Dukungan untuk membeli pesawat milik pemda NTT itu hal yang baik, tapi dengan harga beli paling murah 70 M satu unit pesawat belum persiapan kantor dan SDM pengelolanya serta resiko yang begitu besar atas kecelakaan karena kurang telaten nya orang2 yang mengelolanya , maka alangkah lebih baiknya Pemda NTT berpikir dan berupaya untuk pengadaan Sarana Transportasi Laut yang lebih baik : Kapal JET Cepat, sarana ini yang paling dibutuhkan oleh masyarakat NTT pada umunya karena Biaya / Ongkos tiketnya yang terjangkau oleh masyarakat kecil menengah. NTT di kelilingi Laut seharusnya kita berfikir untuk memanfaatkan sumber daya yang kita miliki yaitu L A U T ; Kapal Cepat Executive itu lah yang paling dibutuhkan masyarakat NTT, sehingga orang dari Flores bisa ke Sumba dalam waktu 4 Jam, Pegawai dari Kupang ke Flores bisa tempuh 3 Jam dan sebaliknya setiap hari harus ada Jadwal perjalanannya dengan Biaya tiket yang terjangkau masyarakat luas.
pieter daro said on Friday, November 6, 2009, 14:03
100% saya sangat senang setelah membaca pernyaataan di atas,karena dengan demikian Perekonomian di NTT bisa di atur sendiri
karena selama ini Pemerintahan yang lebih tinggi lebih memperhatikan wilayah yang sudah maju
seperti; di daerah Jawa
aninda said on Thursday, December 10, 2009, 23:33
berbahagia mendengar kabar gembira ini…!! semoga bisa cepat terealisasikan, monopoli yd dilakukan oleh pihak swasta sangat memberatkan bagi kami yang ingin berkunjung ke NTT. mohon diperhatikan..
laskar zoemba said on Monday, December 28, 2009, 4:28
sangat bagus untuk perkembangan sumba barat ke depan,karna kabupaten yang mau maju pasti akan memperhatikan sarana transportasinya ini merupakan salah stu syarat.
but….kita harus ingat juga
masih banyak masyarakat kita yang terlantar
jadi harus seimbang dong…..
frederick said on Saturday, January 30, 2010, 12:36
ide yg bgs sbnrnya bt mengembangkan perekonomian di NTT tpi harus dilihat dlu ap benar masyarakat NTT bnr2 membutuhkan sarana transportasi udara tersebut??klo menurut sy alangkah baiknya dana yg ada digunakan dulu untuk memperbaiki sarana transportasi yg ad saat ini seperti jln ate dermaga yg tdk memenuhi standard nasional….jika pemerintah NTT tetap membeli pesawat alangkah baiknya melihat dl apa pesawatnya msh memenuhi standard penerbangan atau tdk mksdnya umur pesawat tersebut ap msh layak jgn dilihat murahnya sj…. tpi apapun untuk memajukan NTT sy sgt mendukung,makasih