• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
  • Buku Tamu
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Friday, March 12, 2010
  • News Feed
  • Comments Feed

Posts Tagged ‘Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah’

Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah

Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah

Tuesday, July 1, 2008 5:30 | 767 Views

KUPANG - Korban tewas akibat gizi buruk di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 23 orang setelah seorang balita warga Kabupaten Sumba Tengah, tewas Sabtu 14 Juni lalu. Kepala Dinas Kesehatan NTT, Stefanus Bria Seran yang dihubungi di Kupang, Senin (16/6/2008) mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menekan jumlah korban tewas, namun sulit dilakukan karena keterbatasan dana. Menurut Stefanus, idealnya balita gizi kurang perlu mendapat makanan tambahan selama tiga bulan agar tidak meningkat menjadi gizi buruk. Sedangkan penderita gizi buruk harus mendapat makanan tambahan enam bulan agar status gizi tidak meningkat menjadi busung lapar (Gizi buruk dengan kelainan klinis). Sementara penderita busung lapar harus mendapat makanan tambahan bergisi sembilan bulan berturut-turut. "Tetapi hal ini tidak dilakukan dengan teratur karena tidak ada alokasi dana yang cukup, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota," katanya. Dia menambahkan, penyebab utama meningkatnya kasus gizi buruk di NTT disebabkan karena masalah kemiskinan dan kesulitan ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut, menurut Stefanus, dapat dilihat dari pola konsumsi masyakarat, kualitas makanan yang dikonsumsi balita dan ibu hamil/menyusui. "Kemungkinan besar dari sisi jumlah sangat terbatas, frekuensinya rendah dan kualitas makanan buruk. Sebab, kalau setiap hari seorang ibu hamil/menyusui hanya makan satu kali dengan kandungan gizi yang rendah berdampak langsung pada pertumbuhan fisik balita," lanjutnya.

This was posted under category: Sumba Tengah  |  Read Full Story  |  0 Comments
Tagged with: Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah


Indonesia Traveling & Adventure
Sumba Pasola Festival 2010
Ayo Dukung Pulau Komodo Menjadi New 7 Wonders of Nature

  • Arsip Berita

  • Berita Lainnya

    • Boeing 737 Seri 200 Mendarat Mulus di Bandara Tambolaka
    • Kota Kupang Dapat Dana Hibah Rp 5,6 Miliar
    • Marak, Pemerasan Atas Nama Pejabat
    • Bupati SBD Dihadang Gelombang
    • Pemkab Sumbar Tertibkan Persekutuan Doa
    • Wakasat Brimob Kunjungi Sumba Tengah
    • Perawatan Dermaga Waikelo Diakomodir di Perubahan
    • Lebu Raya dan SBY ke Australia
    • Dipertahankan, Panwaslu Sumtim Bentukan Bawaslu
    • Target Kelulusan Ujian Nasional di NTT 80 Persen
    • SAR Evakuasi Jenasah Yohana di Danau Kelimutu
    • Calon Independen Pertama Gugur di KPU Sumba Barat
    • Aviastar Buka Rute Ende-Denpasar
    • Investor Malaysia Kembangkan Jarak di NTT
    • Incumbent Maju di Pilkada Sumba Timur


  • MAKE MONEY on your PROFILE - ProfileDough.com
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • Indonesia Travel Guides
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • VIP Tour Travel Bali
    • Warung Mp3
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Asal Usul Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja Free Download Mp3 Indonesia Terbaru

eXTReMe Tracker

  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
  • Teknologi
Copyright © 2007 - 2010 . All rights reserved.