Perangi Geng Pelajar Perempuan
WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

gagal tanam dan gagal panen di daerah itu. Masyarakat yang nota bene matapencahariannya petani jelas akan kesulitan menafkahi keluarga. Agar dapur bisa mengepul, terpaksa masuk hutan mencari iwi atau ubi hutan. Namun dengan kehadiran PT Fathi Resources, mereka tidak perlu lagi masuk hutan. Para remaja, suami yang sebelumnya bertani atau pengangguran mendapat lapangan kerja dengan upah di atas upah minimum Propinsi NTT (UMP) yang belum tentu bisa mereka dapatkan sebelumnya saat masih bertani di kebun. Belum lagi dampak yang lain seperi dari sewa rumah untuk karyawan dan sewa tanah untuk kepentingan selama eksplorasi berlangsung.















