• Home
  • Tentang Sumba
    • Budaya Sumba
    • Peta Sumba
    • Geografis Sumba
    • Pasola Sumba
  • Photo Gallery
  • Info Sumba
    • Sumba of Events
    • General Info
    • Hotel & Resort
      • Sumba Nautil Resort
      • Nihiwatu Resort
      • Monalisa Cottages
      • Manandang Hotel
      • Artha Hotel
    • Pasola Information
      • Pasola Festival 2009
      • Pasola Festival 2010
      • Pasola Festival 2011
  • Buku Tamu
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur
Tuesday, February 7, 2012
  • News Feed
  • Comments Feed

Tim Terpadu Pastikan Batas TN Wanggameti

683 views | Share ke Teman

WAINGAPU,  Tim terpadu yang terdiri dari unsur-unsur terkait turun langsung ke lapangan untuk memastikan batas-batas Taman Nasional (TN) Laiwanggi Wanggameti, Jumat (20/8/2010).

Kehadiran tim untuk memastikan apakah eksplorasi tambang emas yang dilakukan PT Fathi Resources berada di dalam atau di luar kawasan hutan  tersebut. Hasil pantauan tim terpadu akan diumumkan 12 September 2010, atau setelah Lebaran, karena harus disesuaikan dengan peta kawasan hutan dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Denpasar.

Unsur-unsur yang tergabung dalam tim terpadu tersebut terdiri dari BPKH Denpasar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kupang, Kantor Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti, Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi NTT, Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba Timur, Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Sumba Timur, Bapedalda NTT, Bapedalda Kabupaten Sumba Timur, Kantor Pertanahan Kabupaten Sumba Timur, LSM Peduli Lingkungan, Bird Life, Forum Peduli Lingkungan Hidup (FPLH), Setda Propinsi NTT, dan anggota DPRD Sumba Timur. Tim dipimpin Asisten Ekonomi Setda Sumba Timur, Ir. Yuspan Pasande.

Perbedaan pendapat tentang tapal batas kawasan hutan masih terus terjadi di lapangan antara LSM-LSM peduli lingkungan, Forum Peduli Lingkungan dengan pemerintah. LSM dan FPLH tetap bertahan bahwa ada beberapa titik kegiatan eksplorasi berada dalam kawasan hutan Laiwanggi Wanggameti. Namun pemerintah dan PT Fathi mengatakan titik-titik eksplorasi berada di luar kawasan hutan.

Berbagai perbedaan pendapat nyaris menimbulkan adu jotos antara salah satu anggota forum dengan salah satu staf dari Pemkab Sumba Timur. Titik yang menjadi fokus pantauan tim terpadu hari itu yaitu titik I, II dan III karena ketiga titik ini yang menimbulkan sengketa selama ini. Sebelum turun ke lokasi, sempat terjadi dialog di base camp PT Fathi Resources. Dalam dialog tersebut kembali terjadi adu argumentasi antara anggota FPLH dengan Asisten Ekonomi, Yuspan Pasande yang mewakili Pemkab Sumtim dan Kepala BPKH Denpasar, Budi Susetyo.

Anggota FPLH meminta BPKH dan Taman Nasional menjelaskan hilangnya Pal 48 dan tapal batas TN Laiwanggi secara keseluruhan. Tidak hanya peta, mereka juga meminta agar pemerintah menunjukkan buku ukur. Mereka menilai ada pihak yang sengaja menghilangkan Pal 48 untuk mengaburkan tapal batas TN Laiwanggi Wanggameti yang berbatasan langsung dengan lokasi kegiatan eskplorasi emas oleh PT Fathi Resources. Anggota FPLH juga mempertanyakan rujukan peta yang dipakai dalam penentuan tapal batas TN Laiwanggi Wanggameti.

Menanggapi itu, Budi Susetyo mengatakan, sesuai kesepekatan dalam rapat di Jakarta, beberapa waktu lalu, peta TN Laiwanggi Wanggameti yang dipakai yaitu peta 1984/1985 bukan 2005/2006 karena peta terbaru belum ada aturan jelas. Jawaban ini  memancing reaksi anggota forum. Mereka mempertanyakan, jika peta 2005/2006 belum ada aturan yang jelas mengapa dalam rekomendasi Bupati Sumba Timur Januari 2010 lalu mengacu kepada peta 2005/2006, dan bukan peta 1984/1985 yang sudah jelas ditemukan gelang. Pertanyaan ini tidak dijawab Budi karena itu berkaitan dengan kebijakan Bupati Sumba Timur.

Budi hanya mengatakan, jika setelah pemantauan di lapangan ditemukan titik ekplorasi dalam TN Laiwanggi Wanggameti harus haru ada izin penggunaan kawasan dari Meneteri Kehutanan. Tetapi jika titik eksplorasi berada di luar titik koordinat atau di luar kawasan cukup dengan izin bupati/ gubernur.

Soal hilangnya pal 48 , Asisten Ekonomi Setda Sumba Timur, Yuspan Pasande mengaku tidak tahu. Dia mengatakan pal batas tidak menjadi satu-satunya penentu tapal batas karena bisa dipindah-pindah. Yang menentukan tapal batas adalah titik koordinat. Titik koordinat itulah yang akan dilihat tim terpadu hari itu.

Direktur PT Fathi Resources, Achmad Chandra pun tetap bertahan bahwa kegiatan eksplorasi yang dilakukan berada di luar kawasan hutan, baik mengacu pada peta 1984/1985 maupun peta 2005/2006.

“Apalagi kalau menggunakan peta 1984/1985 jaraknya lebih jauh lagi dari tapal batas karena luas Kawasan Hutan Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti peta 2005/2006 lebih luas dibanding peta 1984/1985,” kata Chandra.

Pernyataan Chandra ini diperkuat pejabat BKSDA Kupang. Menurut pejabat itu, pal yang ada saat ini terlalu jauh keluar dari titik koordinat. Titik koordinat TN Laiwanggi Wanggameti, katanya, ada dalam jurang. Karena itu, ia memastikan bahwa titik eksplorasi PT Fathi berada di luar kawasan TN Nasional Laiwanggi Wanggameti.

Mengapa pal tidak sesuai titik koordinat? Pejabat tersebut mengatakan, kemungkinan saat itu petugas yang memasang pal malas turun ke titik koordinat karena medannya yang cukup sulit dan terjal. Petugas yang memasang Pal saat itu, katanya, kemungkinan juga tidak ada bayangan akan ada kegiatan tambang di daerah itu.
Longsor
Tanah longsor akibat ekplorasi PT Fathi Resources terjadi di titik I dan II. Longsoran terjadi karena kondisi tanah di titik ekplorasi I, II dan III sangat labil dengan tingkat kemiringan hampir 40 derajat.

Menurut salah satu anggota masyarakat setempat, sebelum ada kegiatan eksplorasi, sudah terjadi longsoran. Karena itu masyarakat yang memiliki kebun di sekitar lokasi tersebut sudah beberapa tahun terakhir tidak lagi berkebun di sana.

Pantauan Pos Kupang di titik eksplorasi I, II dan III, lokasi itu  berada di kemiringan yang cukup tajam. Para pekerja PT Fathi membuat terasering menggunakan kayu gelondongan untuk menahan tanah.

Beberapa pohon di sekitar lokasi ekplorasi juga terancam tumbang karena tanah di bagian bawah dikeruk untuk tempat mesin bor dan para pekerja. Beberapa pohon besar di lokasi ekplorasi yang terancam tumbang terpaksa diikat dengan tali nilon ke pohon lainnya agar tidak tumbang. Tiga titik itu merupakan daerah yang paling rawan longsor dari seluruh titik eksplorasi yang ada. Tiga titik ini lah yang dipersoalkan LSM peduli lingkungan dan FPLH selama ini. Dari tiga titik itu, dua di antaranya sudah ditutup. Dan di lokasi pengeboran sudah ditanami anakan mahoni. Anakan mahoni yang ditanam tersebut mulai tumbuh. (dea) * Pos Kupang

Lihat Yang Lain :


  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
  • Wanggameti Masih Memanas
  • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
  • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
  • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
  • Manfaatkan Dana dengan Baik
  • Warga Maubokul Sulit ke Waingapu
  • Lima Kelompok Tani Dapat Dana Rp 500 Juta
  • Rumput Laut Disikat Penyu
  • Ratusan Liter Miras Disita
  • Tobat Jadi TKW
  • Bides Jadi Artis, Warga ke Dukun
  • Abrasi Ancam Pulau Salura
  • Pemenang Proyek Diumumkan Malam Hari
  • Belanja Pegawai Dipotong 10 Persen
  • 1.200 Siswa SMP Tidak Lanjut Sekolah
  • SMAN II Waingapu Sabet Mega Pro
  • Gaji Karyawan PT Aquamor Dipotong 25 Persen
  • 150 Warga Bedah Mata Katarak
  • DPRD Sumtim Panggil Disperindag
  • Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 2,4 Miliar
  • Sumtim Antisipasi Gizi Buruk
  • PDAM Sumba Timur Bocor 61 Persen
  • Dinas Perindustrian Diduga Mark Up HOK
  • Penyelundupan Miras-Mitan di Sumtim Di Gagalkan
  • Pencurian, Kriminal Tertinggi di Sumba Timur
  • Tiga Bulan Rumah Warga Tergenang
  • 300 Penderita Siap Operasi Katarak
  • Bendungan Kadumbul Meluap, 1.000 Jiwa Mengungsi
  • Sumtim Butuh Perda Perjudian
  • Jalan Waingapu – Kambata Rusak Berat
  • Traffic Light Tidak Berfungsi
  • Gelar Operasi Katarak – RSU Imanuel Gandeng Sidomuncul
  • Perangi Perjudian/Pencurian Pakai Sumpah Adat
  • Sumba Tertinggi Kasus Kematian Akibat AIDS
  • 13 Anak di Matawai Atu Kurang Gizi Laporan Jhona Taena
  • PNPM-MP Bantu Produksi Panen
  • Menteri PDT Kunjungi Sumba – Pacu Ekonomi, Janji Kucurkan Dana
  • Tikus-Tungro Serang Rindi dan Umalulu di Sumba Timur
  • Budaya Picu Kemiskinan di Sumba Timur
  • Jaksa Ingatkan Pejabat Tertib Keuangan
  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga
  • Warga Tanam 2.000 Anakan di Batas Kota Waingapu
  • Pencurian dan Penganiayaan Menonjol di Sumtim
  • PT Pelindo Pecat Edy Mbuilima, Kasus Video Mesum Siswa SMA
  • Pegawai Teladan Ditjen Pajak
  • Tertangkap Penyebar video porno Siswa SMA di Kota Waingapu
  • Dua Ruas Jalan Putus di Desa Pinupahar & Desa Napu, Kecamatan Hahar
  • Hivos Survai Potensi Energi Terbarukan
  • 5 TKW Diduga Berdokumen Palsu



You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Indonesia Traveling & Adventure

PT. VIP Tour Travel - Bali Hotels & Villas Booking Online - Bali Package Tours - Bali Spa, Wedding, Domestik Tour, Rent Car, Activity, Bali & Beyond

Toko Bunga Online di Bali - bali flower shop - www.baliflowershop.com

Berbagi Ilmu Pegetahuan & Wawasan - Media Sharing

  • Artikel Terbaru

    • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi
    • Perangi Geng Pelajar Perempuan
    • Jalan Propinsi Berlubang-lubang
    • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual
    • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah
    • Janji Fokker 100, Datang MA-60, Merpati Dinilai Ingkar Janji
    • Rotary Club Sumbang Dua Mesin Desalinasi Air
    • Wanggameti Masih Memanas
    • 10 Ekor Kerbau Gagal ke Luar Sumba
    • Ditolak Sekolah Kepala Panti Mengadu
    • Pengusaha Jangan Permainkan Harga
    • Uma Peghe Berdayakan Masyarakat
    • DPRD Sumtim Wacanakan Pemekaran Wilayah
    • Warga Wanokaka Kurang Berminat ke Laut
    • PT FR Eksplorasi Tanpa Amdal
    • Sumba Krisis Semen n Harga Semen Rp 72 Ribu/Zak
    • Manfaatkan Dana dengan Baik
    • Retribusi Parkir Belum Ditarik
    • Bidan Jarang ke Pustu, Pasien Telantar
    • Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M
    • Beri Sepeda Motor Operasional
    • Harga Melambung, Warga Minta OPM
    • Warga Waikabubak Gunakan Air Sumur
    • Jualan di Jalan Supaya Laku
    

  • Link Partners

    • Bali Blogger
    • Baliorange Communications
    • Baliorange WebBlog
    • Flobamora Blogger NTT
    • I Love Sumba
    • Indonesia Travel Guides
    • Indonesia.Travel
    • Merpati Airlines
    • Monalisa Cottages
    • PA Waikabubak
    • PA Waingapu
    • Pemda NTT
    • Pos Kupang
    • Sumba Barat Kab.
    • Sumba Nautil Resort
    • Sumba Tengah Kab.
    • Sumba Timur Kab.
    • Sumba Tours
    • Trans Nusa
    • VIP Tour Travel Bali
    • Waingapu.Com
PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia Komunitas Blogger NTT Pos Kupang - Suara Nusa Tenggara Timur Corat Coret - Menulis & Berkomentar Tentang Apa Saja

Lombok Hotels & Villas

Flores Explore

Informasi Wisata Pulau Lombok dan Gili Islands

Labuanbajo Hotels, Resorts, Cottages, Guesthouse, Homestay
  • Sumba Barat
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya
  • Sumba Tengah
  • Berita NTT
Perangi Geng Pelajar Perempuan

Perangi Geng Pelajar Perempuan

Sunday, August 21, 2011 18:38 |1,448 views | Share ke Teman

WAIKABUBAK -- Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, M.Si, memerintahkan para kepala sekolah (Kepsek) menengah umum se-Kota Waikabubak   memerangi fenomena munculnya geng pelajar perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota itu. Perilaku geng tak patut dilakoni para  perempuan. “Saya sudah mendapat laporan adanya tiga geng perempuan yang beroperasi di salah satu SMA di kota ini. Saya minta kepala sekolah awasi dan kalau temukan segera keluarkan dari sekolah. Perbuatan itu memalukan sekolah, orang tua dan masyarakat daerah ini. Jangan tiru perbuatan tak patut dicontoh ...

Berita lainnya di Sumba Barat
  • Selengkapnya
  • 2 Komentar
Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah

Friday, August 19, 2011 18:22 |1,092 views | Share ke Teman

"Selama ini bupati ditipu karena panitia dan SKPD tidak ada laporan. Mereka juga melakukan rekayasa menjadi proyek multiyears padahal sebenarnya tidak." -- Ketua Komisi B DPRD Sumtim, Arnold Huki Lalatana -- WAINGAPU -- Proyek pembangunan gedung Pasar Inpres (Paris) Matawai, di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) senilai Rp 9,8 miliar diduga bermasalah. Dugaan ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah dan  PT Adhi Karya (AK). Dalam dengar pendapat itu menemukan dugaan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penyimpangan tersebut terkuak saat DPRD ...

Berita lainnya di Sumba Timur
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual

Saturday, August 20, 2011 18:25 |1,356 views | Share ke Teman

"Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak digarap. Ada yang membelinya, syukurlah," kata Yosep Rangga Tene, Kepala Desa Kalela Rongngo. TAMBOLAKA --- Kepala Desa Kalela Rongngo, Yosep Rangga Tena, membenarkan kalau kawasan di pesisir Tanjung Karoso ini sudah dikapling pemodal. Menurut  Yosep, warga setempat atau pemilik tanah belum jauh berpikir dan melihat potensi wisata dari kawasan pantai di situ. Karena itu mereka melepas tanah itu tanpa banyak berpikir keuntungan ekonomisnya untuk jangka panjang. "Masyarakat justru merasa untung tanah itu bisa dijual daripada tidak ...

Berita lainnya di Sumba Barat Daya
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Sumba Tengah Alokasikan Rp 3,7 M

Monday, August 1, 2011 19:23 |800 views | Share ke Teman

WAIBAKUL -- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengalokasikan dana senilai Rp 3,7 miliar untuk mendukung program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM) di daerah itu. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Tengah, Ir. Agustinus Umbu Sorung, menjelaskan hal tersebut kepada Pos Kupang, Jumat (29/7/2011). Dikatakannya, sejak pekan lalu pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi kegiatan kelompok yang dipimpin Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sumba Tengah, Lukas Woli, S.E. Verifikasi dilakukan untuk memperoleh kepastian kemajuan kelompok tani dalam menyerap dana DeMAM maupun dana P2ED. Secara teknis, jelas Umbu Sorung, terjadi keterlambatan pelaksanaan program ...

Berita lainnya di Sumba Tengah
  • Selengkapnya
  • 1 Komentar
Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi

Sunday, August 21, 2011 18:49 |963 views | Share ke Teman

KUPANG --- Bagi warga Kota Kupang kembali harus waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Berdasarkan laporan yang diterima  pihak kepolisian  Mapolres Kupang Kota, Sabtu (20/8/2011) telah  terjadi dua  kasus pencurian motor. Kasus pencurian  pertama  terjadi di Arena  Pameran Fatululi, Jumat (19/8/2011), sekitar pukul  23.30 wita.  Motor Suzuki Fu 150 SCD, warna merah-hitam  DH 6058 AK, milik Enjelina Missa Pake,  warga Jalan Alor RT 02 RW 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kelapa Lima, hilang di arena pameran Fatululi. Pake dalam laporannya mengisahkan, peristwa ini berawal ...

Berita lainnya di Berita NTT
  • Selengkapnya
  • 0 Komentar
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Waspada! Pencuri Sepeda Motor di Kupang Marak Lagi - 963 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:49
  • Perangi Geng Pelajar Perempuan - 1,448 views Dengan 2 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:38
  • Jalan Propinsi Berlubang-lubang - 861 views Dengan 0 Komentar Sejak Sunday, August 21, 2011 18:27
  • Masyarakat Untung Jika Tanah di Tanjung Karoso Terjual - 1,356 views Dengan 0 Komentar Sejak Saturday, August 20, 2011 18:25
  • Gedung Paris Matawai Diduga Bermasalah - 1,092 views Dengan 1 Komentar Sejak Friday, August 19, 2011 18:22

  • jayanti: PESAWAT TERBANG ! Dengan pesawat terbang orang ja...
  • hurek.D: bukan cuman sekedar bagi kondom saja,peran Orang T...
  • WIRA JAYA: hampir satu tahun.. mana janjimu pak pol?? sekaran...
  • harry potter: Ayo Global......mana taringmu........................
  • harry potter: klo Radio udah dilarang siaran.....gimana dengan i...
  • Aftrinal Lubis, SP.: Mantap Pak Bupati. Lebih mantap kita naikkan menja...
  • Muhak: Kerugian jiwa dan atau materi yang dialami konsume...
447 Caleg Rebut 30 Kursi DPRD Sumtim Bupati Meninggal Dunia Verifikasi DPD Sumba Timur Dihen Dermaga Weekelo Buka Isolasi Sumba Drs. Umbu Sappi Pateduk Canangkan Gerakan Seribu Ternak Gidion Dilantik Jadi Bupati Sumtim Jelang Musim Tanam- Warga Waihibur Minta Handtractor Kantor Bupati Sumba Barat Daya Telan Dana Rp 6.3 M Korban Tewas Akibat Gizi Buruk di NTT Bertambah Lahan Rakyat Masuk Kawasan Taman Nasional (KTN) Mantan Wakapolres Sumba Timur Diberi Teguran Pembangunan Pasar Matawai Capai 50 Persen Pemkab Sumba Tengah Siapkan Dana Untuk Jaringan Telepon Pemprop Diminta Bayar Gaji Guru Honor SDK Gollu Sapi Sumba Barat Daya Stop Dreaming Start Action Sumba Timur Dapat Subsidi Kedelai Sumteng Butuh Pemimpin Berhati Luhur Sumtim Tak Perlu Wabup Tiga Sukses Umbu Saga Anakaka Warga Kambajawa Krisis Air Warga Kodi Kunsumsi Air Kali Warga Minta Bupati Basmi Pencuri Warga Pahomba Minta Mobil Tangki Warga Weetebula Krisis Air Bersih
  • ( Serba Serbi )
  • Berita NTT
  • Sosok
  • Sumba Package Tours
  • Sumba Zone
    • Sumba Barat
    • Sumba Barat Daya
    • Sumba Tengah
    • Sumba Timur

eXTReMe Tracker

Copyright 2007 - 2010